Kinerja Polres Sampang Dinilai Setengah Hati saat Memburu Pelaku Penganiayaan Berat dengan Senjata Api

realita.co
Korban saat dirawat di rumah sakit. Foto: Gandi

SAMPANG (Realita)-Ahmad Yulianto (34) selamat dari tembakan senjata api. Namun dia mengalami luka tembak di bagian tumit kaki kiri. 

Keluarga korban yang diwakili sang paman, Marino menilai  kinerja Polres Sampang setengah hati memburu pelaku.

Baca juga: Bupati Sampang Melantik Faisol Ansori sebagai Pj Sekda 

" Sebab, sampai saat ini pelaku belum tertangkap. Padahal kejadian tersebut terjadi di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Sampang, pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB," ungkap Marino saat ditemui Rabu (5/8/2026).

Sementara itu, saat dikonfirmasikan Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, terkait kasus penganiayaan berat.

Ia menjelaskan bawah pihak Polres Sampang sudah
menerbitkan daftar pencari orang (DPO)  atas pelaku.

Baca juga: Bupati Sampang Taat Hukum, Pelantikan PJ Sekda Sampang Ditunda Pukul 00.00 WIB 

Pihaknya juga nyebar luaskan pleyer DPOke media sosial media tujuan bahwa mempercepat info keberadaan pelaku.

Disamping tu juga kata Puji pihak penyidik juga sudah  berkordinasi dinas imigrasi utk pencekakan pergi ke luar negri atas nama pelaku.

" Penyidik juga kordinasi  Ditreskrimum Polda Jatim guna membantu mengedentifikadi dan menangkap pelaku,"ujarnya.

Baca juga: Akhirnya, Faisol Menjadi PJ Sekda Sampang 

Puji menambahkan bahwa Penyidik juga berkordinasi dengan jajaran Polres SE Jatim dan luar jatim.

" Menghimbau kepada masyarakat kalau memang melihat, mengetahui keberadaan DPO pelaku utk segera melaporkan kepada kantor polisi terdekat atau menghubungi call center 110," pintanya.gan

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru