MADIUN (Realita)- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun gencar melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, kantor kelurahan, kantor kecamatan, fasilitas umum seperti lapak dikelurahan, alun-alun, Pahlawan Street Center, hingga ke rumah untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan kepada warga.
Layanan yang diberikan, mulai dari pengurusan e-KTP, KK, akte kelahiran/kematian, surat pindah, KIA, maupun dokumen kependudukan lainnya. Bahkan, pelayanan itu kini bisa langsung dilakukan melalui online dengan mengirimkan pesan Whatsapp. Tak hayal, upaya itu mendapatkan apresiasi dari Walikota Madiun, Maidi.
Baca juga: SBMR Soroti Upah Pekerja Parkir PT JPC di Bawah UMK, Ancam Laporkan ke Disnaker
‘’Saya apresiasi kerja Dispendukcapil yang jemput bola ke warga. Sehingga, tidak ada ceritanya orang di Kota Madiun tidak punya dokumen kependudukan,’’ kata Maidi saat memberikan sambutan dalam acara Rakor Lintas Sektoral Dalam Rangka Percepatan Penerbitan Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2021 di Bima Ballroom Aston Hotel Madiun, Selasa (19/10/2021).
Menurut Walikota, dokumen kependudukan merupakan benda yang wajib dimiliki masyarakat. Pasalnya, dokumen kependudukan memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum terhadap setiap peristiwa penting yang dialami penduduk. Mulai dari akta kelahiran hingga akta kematian.
Baca juga: Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Kota Madiun Segera Jalani Sidang Perdana
"Dokumen kependudukan ini sifatnya penting," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Walikota mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa disiplin melaporkan peristiwa kependudukan yang dialami. Dengan begitu, data kependudukan di Kota Pendekar bisa lebih valid. Selain itu, juga mempermudah masyarakat dalam memperoleh fasilitas dan layanan lainnya.
Baca juga: Thariq Megah Hadapi Sidang Perdana 11 Juni, Didampingi Tim Hukum Mursid Mudiantoro
"Karena dokumen kependudukan ini selalu dibutuhkan dimanapun kita berada," tandasnya.adv
Editor : Redaksi