JOMBANG (Realita)- Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang mendadak menjadi sorotan setelah muncul momen yang dinilai memperlihatkan ketegangan antara Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Keduanya disebut tidak saling menyapa dalam pidato sambutan di podium utama.
Saat menyebut sejumlah tamu kehormatan, mulai dari Presiden Prabowo Subianto, jajaran Rais Aam, para menteri kabinet hingga Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Gus Ipul disebut tidak menyebut nama Gus Yahya. Momen tersebut kemudian menjadi perhatian karena terjadi di hadapan para peserta muktamar dan tamu undangan.
Baca juga: PAM Muktamar ke-35 NU: Kami Netral, Tak Berpihak pada Siapapun!
Gus Yahya juga disebut tidak menyapa nama Gus Ipul dalam pidatonya. Momen ini memunculkan spekulasi mengenai hubungan kedua tokoh tersebut di tengah dinamika Muktamar NU ke-35.
Baca juga: Saat Ratusan Perempuan Bangsa “Serbu” Bazar Muktamar, UMKM Ketiban Rezeki
Namun, dari informasi yang diberikan, belum ada penjelasan langsung dari kedua pihak yang dapat memastikan apakah momen tersebut memang berkaitan dengan persaingan atau ketegangan politik internal PBNU.
Baca juga: Berkah Muktamar, Lima Kampus NU MoU dengan UI, Membuka Jalan Santri Menembus Kampus Terbaik
Editor : Redaksi