LAMONGAN (Realita)- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan, mengecam aksi penghadangan yang menimpa anggota Pagar Nusa, setelah acara dari pembaiatan dan Maulud Nabi Muhammad SAW, di pondok pesantren Roudhlotul Muta'abidin, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, beberapa hari yang lalu.
Sikap itu ditunjukkan dengan membentuk tim investigasi untuk mengetahui pemicu aksi penghadangan hingga terjadi kerusuhan tersebut.
Baca juga: Manajemen Ibiza Club Datangi Keluarga Korban Penganiayaan, Sampaikan Permintaan Maaf
Ketua tim investigasi, Nihrul Bahi Al Haidar, menjelaskan jika pihaknya telah melakukan upaya maksimal hingga mengumpulkan beberapa keterangan dan alat bukti untuk segera ditindaklanjuti dan diproses secara hukum. Mengingat dalam kerusuhan tersebut, Pagar Nusa sangat dirugikan.
"Dari PCNU memberikan petunjuk untuk membentuk tim investigasi. Dimana tim ini terdiri dari lembaga ataupun banom NU," kata Gus Irul, panggilan akrab Nihrul Bahi Al Haidar, saat ditemui di kantornya di jalan Soemargo, lamongan, Jum'at (22/10/2021).
Baca juga: Pemkab Lamongan Dukung Tujuh Gagasan Utama PCNU, Selaras Dengan Program Prioritas
"Dari hasil tim investigasi ini ada beberapa rekomendasi-rekomendasi, yang pertama tim ini bergerak secara maksimal untuk melakukan proses karena Pagar Nusa yang dirugikan dalam kerusuhan ini. Yang kedua melakukan pelaporan, dan itu sudah kita lakukan, serta selanjutnya dari data-data yang sudah terkumpul selanjutnya akan kami tindak lanjuti dalam kurun waktu 5 hari," terangnya.
Sementara terkait adanya dugaan keterlibatan oknum yang tidak bertanggung jawab yang sengaja memicu kerusuhan tersebut, Gus Irul mengaku telah mengantongi sejumlah informasi dan alat bukti, "Kami melihat beberapa hal, bahkan ini mungkin ada indikasi pergerakan secara struktur, sistematis, dan masif, yang dilakukan oleh oknum," tandasnya.
Baca juga: Pengurus PCNU Lamongan Dilantik, Kader Harus Mampu Konsolidasi dan Perkuat Kemandirian Ekonomi
Berdasarkan informasi, penghadangan anggota pagar nusa hingga terjadi kerusuhan terjadi di beberapa titik yakni di Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Tikung, hingga mengakibatkan sejumlah anggota Pagar Nusa mengalami luka berat dan luka ringan.def
Editor : Redaksi