BATU (Realita)- Forkopimda Kota Batu menggelar Apel Bersama Siaga Bencana 2021 yang dihadiri oleh, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Kapolres Batu, Pabung, Ketua DPRD Kota Batu, serta Kejaksaan Kota Batu, yang bertempat di Halaman Mapolres Batu, Senin ( 25/10/2021).
Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi penanggulangan bencana alam, yang telah diatur dalam Undang-undang. Paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari responsif menjadi preventif.
Baca juga: Dinkes Kota Batu Penyakit TBC Jadi Perhatian Serius di HKN ke-61
Demikian disampaikan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, saat membacakan arahan Gubernur Jatim pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam yang digelar di halaman Mapolres Kota Batu, Senin (25/10/2021).
Baca juga: Wali Kota Batu dan Kajari Batu Teken Kerja Sama Pidana Kerja Sosial
Dewanti Rumpoko dalam amanatnya menyampaikan bahwa BMKG telah memperingatkan akan dampak La Nina, selama musim penghujan khususnya selama November-Januari. Curah hujan akan meningkat sebesar 20-40�n berpotensi menimbulkan bencana.
“Kita harus tanggap kondisi. Bulan November-Januari Kota Batu akan menghadapi cuaca yang ekstrem. Biasanya, Kota Batu akan menghadapi bencana banjir dan longsor. Karena itu kita harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi, termasuk pembersihan dan penanaman pohon vetiver,” ujar Dewanti Rumpoko.
Baca juga: Wali Kota Batu Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 1.233 Pegawai
Terkait kesiapan alat-alat kesiapsiagaan bencana, menurut Dewanti, meskipun alat-alatnya sudah lengkap, masih perlu ditambah dan dirawat agar siap digunakan setiap saat.ton
Editor : Redaksi