Kapolda Jatim Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Kota Batu

realita.co
Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta bersama kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan meninjau langsung penanganan korban banjir Bandang di Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (5/11/2021).

BATU (Realita)- Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta bersama kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan meninjau langsung penanganan korban banjir Bandang di Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (5/11/2021).

Sementara ini Irjen Pol Nico Afianta mengatakan, peninjauan ini merupakan wujud hadirnya TNI-Polri dan pemerintah Kota Batu di tengah-tengah masyarakat yang ditimpa bencana. katanya

Baca juga: Dinkes Kota Batu Penyakit TBC Jadi Perhatian Serius di HKN ke-61

 

Penanganan terhadap suatu bencana harus meliputi, termasuk ketersediaan tempat pengungsian, dapur umum, healing treatmen, pembersihan lokasi, pencarian korban hilang dan meninggal dunia.

"Forkopimda termasuk Polres kota Batu sudah bergerak cepat dengan melakukan evakuasi korban banjir sejak semalam," ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Batu dan Kajari Batu Teken Kerja Sama Pidana Kerja Sosial

Nico mengungkapkan, saat ini korban pengungsian telah tertangani dengan baik oleh semua pihak termasuk korban yang selamat sudah tertangani dengan baik. ucapnya.

"Untuk korban hilang, saya meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan pejabat setempat dalam hal pendataan jumlah korban terdampak banjir bandang tersebut." tegas Nico.

Baca juga: Wali Kota Batu Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 1.233 Pegawai

"Lakukan pendataan, sehingga kita mengetahui jumlah korban yang hilang ataupun yang meninggal dunia. Selain itu dapat diketahui jumlah warga yang ada di posko pengungsian," tuturnya.

Hadir pula dilokasi bencana, Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, ketua BPBD Kota Batu, jajaran Polres Batu dan anggota  Koramil Batu.ton

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru