Pemkot Batu Raih Peringkat II Transaksi Terbanyak di Jatim Bejo

realita.co
Pemkot Batu mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jatim.

SURABAYA (Realita)- Pemerintah Kota Batu meraih peringkat dua, kategori kabupaten/kota dengan transaksi terbanyak dalam pemanfaatan pengadaan barang/jasa kepada pelaku UMK melalui e-marketplace Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo)

Sebagaimana sesuai dengan surat edaran (SE) Gubernur Jawa Timur, tertanggal 23 Pebruari 2021 Nomor 027/2337/022.1/2021 tentang Pelaksanaan Program Jatim Bejo.

Baca juga: Berdayakan Warga Miskin, Satpol PP Surabaya Resmikan Rumah Padat Karya Pangkas Rambut S34

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko, dari Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa, di Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (22/11/2021)

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan BPK RI Jatim, KPK RI, Sekdaprov Jatim, dan vendor UMKM Jatim Bejo. 

Baca juga: Pemkot Surabaya Optimalkan Indeks ETPD, Targetkan 100 Persen pada Semester II 2024

Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menjelaskan acara ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota dan salah satu tujuanyan untuk membantu UMK vendor Jatim Bejo berkembang. 

Menurutnya, upaya Pemprov Jatim untuk mendorong pengadaan barang dan jasa dari para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) mulai menunjukkan hasil menggembirakan.

Baca juga: Tokopedia TikTok Shop PHK 450 Karyawan

"Transaksi dalam Jatim Bejo sendiri memanfaatkan E-marketplace dalam bentuk toko daring untuk Pengadaan barang/jasa pemerintah di Provinsi Jatim," ujar Heru.

Ia menambahkan, jumlah penyedia UMK yang telah terdaftar dalam platform e-marketplace Jatim Bejo mencapai 638 penyedia.ton

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru