Operasi Migor Murah di Ponorogo Molor 4 Jam, Emak-Emak Rela Hujan-Hujanan

realita.co
Ribuan emak-emak di Kecamatan pulung rela antri sejak pagi dibawah guyuruan hujan, demi Migor murah yang baru datang 4 jam kemudian.

PONOROGO (Realita)- Langkangnya minyak goreng (Migor) di pasaran saat ini, membuat kaum emak-emak di   Kabupaten Ponorogo nekat hujan-hujan demi mendapatkan Migor murah, dalam oprasi pasar yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Selasa (22/02/2022).

Seperti yang tampak, pada operasi pasar yang digelar Pemkab di balai kecamatan Pulung ini. Ribuan ibu-ibu rela antri sejak pagi dibawah guyuran hujan, demi mendapat jatah Migor yang dipatok dengan harga Rp 13.500 liter tersebut. 

Baca juga: Bos UD Jaya Abadi Akui Kurangi Takaran Minyak Goreng Subsidi Minyak Kita

Salah satu warga, Bibit (53) mengatakan, ia rela antri sejak pukul 06.30 pagi, hanya untuk mendapatkan jatah Migor yang kini sulit didapat masyarakat. Sayangnya, kendati telaj mengantri sejak 1,5 jam bersama ribuan ibu-ibu di kecamatan ini, namun Migor murah yang dijanjikan Pemkab tak kunjung datang.

" Antri sejak 06.30 pagi. Buat dapat minyak goreng murah. Soalnya susah sekarang nyarinya. Tapi sampai sekarang belum datang padahal sudah nunggu sejak lama," ujar warga Desa Patik Kecamatan Pulung ini. 

Bibit bergarap pemerintah dapat menstabilkan harga migor dan menjamin keberadaanya di pasaran. Sehingga masyatakat khususnya kaum perempuan tak lagi kebingungan mendapatkan migor. 

" Harapanya murah lagi, dan ada di pasaran," ungkapnya. 

Baca juga: Ditukar dengan Kemasan Baru, Warga Depok Serbu Program Penukaran Minyak Jelantah

Sementara, itu Camat Pulung Imam Rohni mengakui adanya keterlambatan dalam distribusi migor dari agen yang ditunjuk Pemkab. Pasalnya, sejak dibuka pada 07.00 pagi, distribusi Migor murah  baru dilakukan agen pada pukul 10.00. 

" Ia memang ada keterlambatan, soalnya saat kita cek kendaraan agen terkendala teknis. Kita minta masyarakat bersabar karena saat ini truk sudah ke Pulung," ujaranya.

Imam menambahkan, untuk Kecamatan Pulung sendiri, dalam operasi pasar Migor murah ini, mendapar jatah  100 box, dengan masing-masing kardus berisi 12 pcs ukuran 1 kilogram. Sementara bagi masyarakat yang ingin membeli Migor murah ini cukup hanya dengan menyetorkan foto copy KTP, dengan maksimal 2 kilogram per KTP.

Baca juga: Lagi, Tiga Hakim Dalam Korupsi Minyak Goreng Jadi Tersangka dan Langsung Pakai Rompi Pink

" Untuk Pulung dapat jatah 1.200 pcs Migor. Maksimal 2 pcs per KTP.  Jadi kita hanya akan jual itu saja, tapi antrianya cukup banyak," tandasnya.

Perlu diketahui, untuk mengatasi kelangkaan Migor di pasaran, Pemkab Ponorogo menggandeng agen minyak goreng  PT Mega Surya Mas yang berada di Waru Sidoarjo, untuk melakukan operasi pasar Migor murah di Kabupaten Ponorogo. Dengan kuota 6.000 pcs , operasi pasar ini digelar di 3 titik berbeda. Yakni, di Paseban Alun-Alun, Balai Kecamatan Kauman, dan Kecamatan Pulung.znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru