Narapidana di Ukraina Dibebaskan agar Ikut Perang Lawan Rusia

realita.co
Anak Ukraina menangis saat diajak orang tuanya mengungsi.

KIEV- Kabar terbaru datang dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan membebaskan narapidana untuk ikut perang melawan Rusia.

Dikabarkan bahwa tidak semua napi, hanya napi yang memiliki pengalaman tempur saja yang bisa bebas.

Baca juga: 10 Warga Indonesia Terdeteksi Jadi Tentara Bayaran di Ukraina untuk Bertempur Lawan Rusia

Mereka akan diperbantukan untuk menjaga pertahanan Ukraina dalam menghadapi serangan pasukan Rusia.

Negara Ukraina minta bantuan narapidana untuk perang dengan Rusia. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Dilansir dari pemberitaan Ukraina, Ukrinform dan media lokal The Kyiv Independent, Senin (28/2/2022), langkah tersebut diumumkan Zelenksy dalam pidato terbarunya pada Senin (28/2) waktu setempat.

Baca juga: Putin Ancam AS dan Negara Barat Perang Nuklir

“Kita mendedikasikan setiap menit untuk perjuangan negara kita. Setiap orang yang bisa bergabung perjuangan melawan penjajah, harus melakukannya,” ucap Zelensky dalam pidatonya.

“Oleh karena itu, keputusan telah diambil, tidak semata-semata dari sudut pandang moral, tapi juga dalam hal berguna untuk perlindungan kita,” jelasnya.

Baca juga: Amerika Serikat Kehabisan Uang untuk Biayai Ukraina Perang Lawan Rusia

“Warga Ukraina dengan pengalaman tempur yang nyata akan dibebaskan dari tahanan, dan akan bisa menebus kesalahan mereka di titik pertempuran,” ujar Zelensky.

Seakan tidak punya cara lain untuk menambah pasukan Ukraina, Presiden Zelensky percayakan tahanan negara untuk ikut membantu peperangan dengan Rusia. Zelensky juga mengakui bahwa keputusan ini memang sulit diterima secara moral, namun langkah ini perlu diambil demi pertahanan Negara.do

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru