Luhut Bantah Punya Ide Tunda Pemilu, Pengamat: Politik Cuci Tangan

realita.co
Luhut Binsar Panjaitan.

JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan langsung membantah, isu bahwa dia yang punya ide penundaan Pemilu 2024 

Namun, bantahan itu dianggap sebagai langkah cuci tangan.

Baca juga: Ketua BEM UGM Ajak Debat Prabowo, Pengamat: Cari Sensasi Politik

Hal ini seperti dikatakan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie.

Menurut Jerry, pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengenai keterlibatan Luhut dalam kampanye penundaan pemilu masuk akal.

Sehingga, bantahan yang disampaikan tak mengubah persepsi yang sudah terbangun di publik.

Baca juga: Pakar Politik Amerika: Tangkap Maduro, AS Bisa Raup Keuntungan 303 Miliar Barel Minyak

"Tidak ada api kalau tak ada bara, soalnya ini dosa konstitusi terbesar dan pengkhianatan reformasi," tuturnya.

"Tidak mungkin Zulhas berbohong dia diundang Luhut. Kalau benar seperti pernyataan Zulhas maka Luhut harus mundur," demikian kata Jerry.

Baca juga: Dasco Temui 3 Ketum Parpol, Pengamat: Agar Koalisi Tetap Solid untuk Prabowo 2 Periode

Jerry berpendapat, Luhut seharusnya bicara langsung ke publik dan berterusterang mengenai ide penundaan pemilu, bukan justru meminta juru bicaranya, Joddy Mahardi yang menjelaskan.

"Kalau Jubir LBP membantah bukan dia dalang penundaan pemilu, lalu kenapa Zulhas bersuara dia dipanggil LBP. Tolong LBP jelaskan Jokowi sudah setuju. Agar ini tak ada simpang siur dan politik cuci tangan," ujar Jerry, Rabu (2/3).jr

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru