MADIUN (Realita) - Sebuah kardus terikat tali rafia warna hitam dan tas yang tergeletak diruang tunggu penumpang sisi utara Terminal Tipe A Purboyo Madiun menggegerkan warga, Sabtu (3/4/2021).
Baca juga: Awal Tahun, Pemuda Ini Akhiri Hidup di Atas Plafon Rumah Kosong
Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.00 WIB, pedagang asongan yang biasa berjualan di Terminal Purboyo menginformasikan kepada pihak terminal atas temuan barang mencurigakan itu. Kemudian petugas terminal melaporkannya ke Polres Madiun Kota sebagai bentuk antisipasi.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya bersama Brimob Madiun dan anggota TNI membuat parameter serta menetapkan status quo. Bahkan barang itu sampai saat ini belum ada yang menyentuh bahkan mengambil.
"Kami belum tahu barang itu isinya apa. Tapi demi keamanan, kami sudah koordinasi dengan Batalyon C Satbrimob Polda Jatim di Madiun dalam hal ini tim penjinak bom (Jibom) untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut dengan SOP yang ada," katanya.
Baca juga: Jumlah Tentara Zionis Israel yang Tewas Bunuh Diri karena Stress Terus Bertambah
Sementara, untuk aktivitas bus tetap berjalan normal. Hanya saja, masyarakat atau penumpang sementara dialihkan ke depan atau tidak masuk ke area dalam terminal. Hal itu dilakukan demi keamanan masyarakat.
"Intinya kita sama-sama menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat," tuturnya.
Baca juga: Sidang Perdana Kasus Bom Molotov di Gedung DPRD Kota Madiun, Terdakwa Didakwa Pasal 187 KUHP
Untuk tas yang berada persis di depan kardus itu, informasi yang ia terima sudah ada orang yang mengakui. Isinya adalah bantal serta obat-obatan. Meski begitu, aparat kepolisian tetap mendata orang yang mengakui atas kepemilikan tas tersebut sambil menunggu Jibom.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih memasang garis polisi di sekitar lokasi sebagai bentuk sterilisasi. paw
Editor : Redaksi