Migor Kemasan Mahal, Warga Ponorogo Serbu Agen Curah

realita.co
Antrian panjang warga demi mendapatkan Migor Curah.

PONOROGO (Realita)- Pasca naiknya harga Minyak Goreng (Migor) Kemasan diatas Rp 20.000 per liter, warga Ponorogo kini mulai menyasar Migor Curah yang harganya relatif lebih murah. 

Seperti yang tampak di salah satu agen Migor Curah di jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Nologaten Kota Ponorogo. Tampak puluhan ibu-ibu rela mengantri berjam-jam dibawah rintikan hujan, guna mendapat Migor dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.500 per kilogram tersebut. 

Baca juga: Bos UD Jaya Abadi Akui Kurangi Takaran Minyak Goreng Subsidi Minyak Kita

" Saya sudah antri selama dua jam agar dapat minyak goreng curah,” ujar Paijo (41) warga Siman Ponorogo, Selasa (22/03/2022). 

Ia mengaku rela mengatri berjam-jam lantaran harga Migor Curah lebih murah daripada kemasan. Hal itu tidak sebanding dengan pendapatanya sebagai penjual gorengan.  

“Mahal kalau yang kemasan, apalagi saya buat untuk berjualan gorengan, jadi tidak untung,” ungkapanya.

Baca juga: Ditukar dengan Kemasan Baru, Warga Depok Serbu Program Penukaran Minyak Jelantah

Sementara itu, antrian panjang warga ini pun mengundang perhatian Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono. Ia meminta warga tidak panic buying terhadap Migor curah, dan membeli sewajarnya. Agar tidak terjadi kelangkaan stok kembali di pasaran. 

“Jangan panik, stocknya masih cukup, terlebih untuk minyak goreng curah,” terangnya.

Baca juga: Polda Jatim Tertibkan Pelaku Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Pertamina Beri Apresiasi

Selain itu para penjual maupun distributor minyak goreng untuk tidak menjual diatas harga yang sudah ditentukan, apalagi jika sampai melakukan penimbunan.

“Jika ada yang bermain maka akan saya tindak tegas, kepada siapapun yang mengetahui ada distributor nakal, laporkan saja pada kami,” pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru