SURABAYA (Realita) - Nilai ekspor Provinsi Jawa Timur pada April 2022 kemarin mencapai USD 2,20 miliar, naik 1,33 persen dibandingkan Maret 2022.
Nilai tersebut, sebagaimana yang dirilis Badan Pusat Statis (BPS) Provinsi Jawa Timur Selasa (17/5/2022), jika dibandingkan April 2021 juga meningkat sebesar 13,19 persen.
Baca juga: Ekspor Lamongan 2025 Tembus Angka 22 Triliun Rupiah, Didominasi Perikanan Hingga Baja
Untuk nilai ekspor nonmigas Jatim pada April 2022 mencapai USD 2,09 miliar, turun tipis 0,10 persen. Dibandingkan Maret 2022. Namun jika dibandingkan April 2021, nilai tersebut meningkat sebesar 18,60 persen.
Ekspor migas April 2022 mencapai USD 108,07 juta atau naik 40,20 persen dibandingkan Maret 2022. Nilai tersebut justru turun sebesar 39,85 persen jika dibandingkan April 2021.
Baca juga: Nilai Ekspor di Kabupaten Lamongan, Diperkirakan Mengalami Penurunan Tahun Ini
Sedangkan nilai impor Provinsi Jawa Timur April 2022 disebutkan mencapai USD 2,77 miliar, turun sebesar 9,26 persen dibandingkan Maret 2022. Dibandingkan April 2021 meningkat sebesar 15,71 persen.
Impor nonmigas April 2022 mencapai USD 2,17 miliar, turun sebesar 3,18 persen dibandingkan Maret 2022. Dibandingkan April 2021, meningkat sebesar 12,21 persen.
Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Teken MoU dengan Barantin untuk Dirikan Instalasi Karantina Terpadu Pertama
Impor migas April 2022 mencapai USD 0,60 miliar atau turun sebesar 26,14 persen dibandingkan Maret 2022. Nilai tersebut naik sebesar 30,55 persen jika dibandingkan April 2021. gan
Editor : Redaksi