BEKASI (Realita)- Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota resmi menetapkan AT (21) anak seorang anggota DPRD Kota Bekasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang anak remaja perempuan berinisial PU (15).
Saat ini, tersangka AT tengah dalam pengejaran aparat Kepolisian Resort Polres Bekasi Kota.
Kombes Aloysius Supryadi selaku Kapolres Bekasi Kota mengatakan yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 6 Mei 2021. Hal tersebut berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik kepolisian.
"Saat ini AT dalam pencarian," kata Aloysius saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/5/2021).
AT sbelumnya dilaporkan oleh orang tua PU berinisial LF (47) atas dugaan kasus pemerkosaan. Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/971/J/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.
Selain yang bersangkutan di laporkan atas dugaan tindak asusila, AT yang merupakan salah putra dari anggota DPRD Kota Bekasi berinisial IHT, AT juga di sinyalir kerap menjual korban kepada lelaki hidung belang dengan menjajakan korban secara online.
Dalam laporan perkara ini, AT telah dua kali dipanggil untuk diperiksa oleh penyidik reskrim Polres Bekasi Kota, Namun yang bersangkutan mangkir dari panggilannya.tom
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-1198-putra-anggota-dewan-jadi-dpo-pencabulan-polisi-kejar-pelaku