Jumat, 03 Feb 2023 WIB

Kota Malang Kembali Raih Tiga Penghargaan dari Pemprov Jatim di Puncak HKN ke-58

Selasa, 15 Nov 2022 17:10 WIB
Kota Malang Kembali Raih Tiga Penghargaan dari Pemprov Jatim di Puncak HKN ke-58

Wali Kota Sutiaji (kanan) saat menerima penghargaan dari Sekda Prov Adhy Karyono (kiri). (Foto: Istimewa).

KOTA MALANG (Realita) -Kota Malang kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima saat acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), di El Royal Hotel Kabupaten Banyuwangi, Selasa (15/11).

Ada tiga penghargaan yang diterima Kota Malang, yaitu di bidang kesehatan. Tiga penghargaan yang diraih yaitu, Kota Malang menjadi kategori Kota di Jawa Timur dengan pencapaian imunisasi tambahan (BIAN) minimal 95 persen pada perpanjangan 1, Kota di Jawa Timur yang telah mencapai universal health coverage (UHC), serta Kota yang telah lolos verifikasi dan penilaian kota sehat di Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, dan diterima langsung Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif. 

Ucapan syukur disampaikan Wali Kota Sutiaji selepas acara tersebut. Ia mengatakan, kedepannya upaya-upaya dan langkah konkret harus terus dimaksimalkan sampai masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat terbaik.

"Tentunya rasa syukur menjadi hal yang utama ya bahwa apa yang kami usahakan terus membuahkan hasil yang maksimal. Kedua, tentu apresiasi sebesar-besarnya pada semua pihak, ini semua sebagai bukti kolaborasi pentahelix berjalan baik, Dinas Kesehatan, PKK Kota Malang, para relawan kesehatan di tingkat kelurahan dan semua pihak sudah menjalankan tugasnya dengan maksimal," ungkapnya. 

Atas apresiasi dari propinsi ini, kata Sutiaji, harus dijadikan pelecut semangat untuk bekerja lebih baik lagi. 

"Kedepannya harus bisa lebih terukur dan terlihat jelas before dan after nya terlebih bagaimana masyarakat bisa benar-benar semakin merasakan manfaatnya," ujarnya. 

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu juga mengungkapkan, masih banyak permasalahan-permasalahan kesehatan yang harus bisa diselesaikan dengan cepat dan responsif, terlebih bidang kesehatan juga menjadi bagian dari program kerja Wali Kota Malang. 

"Sebagai aparatur negara kita harus berpegang teguh pada prinsip bagaimana negara harus selalu hadir dalam masyarakat, terlebih permasalahan kesehatan harus bisa ditangani dengan cepat dan tepat, kita harus responsif dan peka untuk menciptakan kepuasan pelayanan publik," tegas Sutiaji. 

Terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanganan kesehatan di masyarakat, Walikota Sutiaji juga memberikan perhatian dan harapan agar kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan. 

"Seperti efektivitas gerak langkah PKK Kota Malang sebagai mitra pemerintah untuk terus membantu di bidang kesehatan melalui gerakan bunda Paud dan program konstruktif lainnya," katanya. 

Selain itu, kata Sutiaji, relawan kesehatan di setiap kelurahan juga memiliki peran penting. Ia berharap, mereka menjadi garda awal dalam penanganan kesehatan di masyarakat. 

"Insya Allah niat tulus panjenengan semua dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT, dan saya terus berpesan kepada Dinas Kesehatan terus upayakan program-program kesehatan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya. (hums/mad).