MALANG (Realita) – Hujan deras yang mengguyur Kota Malang pada Kamis sore (4/12/2025) membuat sejumlah ruas jalan utama lumpuh total.
Air meluap dengan cepat ke badan jalan, arus deras menyeret sejumlah kendaraan roda dua, sementara mobil-mobil terpaksa berhenti di tepi jalan menunggu air surut.
Banjir terjadi di berbagai titik seperti Jalan Letjen S. Parman, Jalan Ahmad Yani, Soekarno-Hatta, Kedawung, hingga Galunggung. Genangan yang datang tiba-tiba membuat pengendara panik. Dalam sejumlah rekaman warga, terlihat pengendara motor terjatuh dan motornya tersapu arus air yang cukup kuat.
Di kawasan permukiman, banjir turut merendam rumah warga. Ketinggian air bervariasi mulai dari selutut hingga hampir sepinggang orang dewasa.
Warga berusaha menyelamatkan barang-barang penting sambil menunggu bantuan dari petugas BPBD.
BPBD Kota Malang menyebutkan banjir diduga dipicu oleh sedimentasi sungai dan penumpukan sampah yang membuat aliran air tersumbat saat hujan turun deras.
Kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air memperburuk situasi, membuat air meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga.
Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendataan titik banjir, evakuasi warga terdampak, dan pembersihan drainase yang tersumbat.
Arus lalu lintas di sejumlah ruas mulai kembali normal setelah air berangsur surut, meski sebagian besar jalan masih dipenuhi lumpur sisa banjir.mad
Editor : Redaksi