Sebelum Lompat dari Lantai 22, Ayah Cium 2 Anak dan Istrinya lalu Tangan Mereka Saling Mengikat

JAKARTA- Satu keluarga ditemukan meninggal di depan lobi Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu 9 Maret 2024.

Polisi menyebut 4 orang ditemukan meninggal di Apartemen Penjaringan tersebut diduga bunuh diri.

Baca Juga: Beredar Isu, Sekeluarga yang Lompat dari Lantai 22 Apartemen Terjerat Utang Pinjol

Dilansir  dari Youtube KOMPASTV, polisi menjelaskan motif satu keluarga tersebut yang ditemukan tewas di Apartemen.

"Yang pasti motifnya mereka adalah bunuh diri," ujar Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya.

Adapun keempat sosok korban tewas ini yakni pria berinisial AE (52) dan istrinya inisial AIL (50).

Lalu 2 anaknya, yakni seorang lelaki berinisial JWA usia 13 tahun dan perempuan JL usai 16 tahun.

Adapun kronologi kejadian ini terungkap berdasarkan rekaman CCTV Apartemen Teluk Intan Penjaringan.

Keempat korban tiba di lokasi, sekira pukul 16.20 WIB pakai mobil pribadi merk Grandmax nopol B 2962 BIQ.

Baca Juga: Empat Orang Sekeluarga, 2 Cewek 2 Cowok, Lompat dari Lantai 22 Apartemen di Jakarta Utara

Detik-detik haru sebelum kejadian ini, saat berada di dalam lift AE mencium kening istrinya AIL, JWA dan JL.

Usai momen haru tersebut, sang istri AWL lalu mengumpulkan HP di tasnya.

Aksi bunuh diri satu keluarga ini, terjadi usai mereka melompat dari lantai 21 apartemen.

Polisi menyebut korban meninggal dunia mengenaskan, luka berat di kepala dan patah di sekujur tubuh. Dan keempat korban dalam kondisi tangan terikat.

Baca Juga: Mahasiswi yang Lompat dari Lantai 12, Mundur dari UB karena Sakit di Tahun 2019

Adapun mayat satu keluarga tersebut dibawa telah dibawake RS Cipto Mangunkusumo untuk Visum.

Di sisi lain polisi masih terus menggali keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Belum menemukan persesuaian keterangan saksi, bukti-bukti petunjuk lain. Kita belum menyimpulkan ke arah situ (pembunuhan)," ungkap Kompol Agus.kl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru