Pj Wali Kota Batu Prihatin Atas Dugaan Tindakan Perundungan di Sekolah

BATU (Realita)- Dugaan tindakan perundungan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Rizky Aditya Siswa Kelas 7 di salah satu SMPN di Kota Batu mendapatkan keprihatinan yang mendalam dari Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai seusai menjenguk keluarga dan korban di RS Bhayangkara Hasta Brata (31/5/2024)

Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dihadapan awak media dengan menjelaskan kejadian dugaan perundungan ini, tengah ditangani oleh Polres Batu untuk diselesaikan secara tuntas.

Baca Juga: Ditandai Pemecahan Kendi, Pj Wali Kota Batu Lepas Ekspor 3500 Tanaman Hias ke Cina

"Kita semua turut prihatin atas kejadian dugaan perundungan. Saat ini permasalahan ini ditangani kepolisian agar diusut secara tuntas," ungkapnya.

Selanjutnya, ia meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, agar besok mengumpulkan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan Komite Sekolah untuk bersama-sama mengatasi permasalahan ini. Salah satunya, ia meminta untuk menjadi perhatian adalah kerja kelompok diluar jam sekolah harus dilakukan di sekolah sehingga anak-anak tetap berada dalam pengawasan.

Baca Juga: Tekan Inflasi Daerah, Pemkot Batu Kembali Gerakan Tanam Ribuan Bibit Cabai

"Apalagi kejadian ini terjadi di luar jam sekolah dan beralasan kerja kelompok. Oleh karena itu ke depan kerja kelompok diluar jam sekolah sebaiknya dilakukan di sekolah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan di tempat-tempat yang tidak terpantau," tegasnya.

Tentu ini semua menjadi tugas bersama, lanjutnya, terutama di lingkungan sekolah, tidak hanya mengajarkan kurikulum akademik tetapi juga pelajaran akhlak dan penguatan persaudaraan diantara sesama teman.

Baca Juga: Puncak Hari ANRI ke-53, Pemkot Batu Raih Penghargaan Tiga Terbaik Nasional Pemda

"Ini menjadi tugas kita bersama, termasuk di lingkungan sekolah, selain diajarkan tentang kurikulum akademik tapi tidak kalah penting terkait pelajaran akhlak dan penguatan tentang persaudaran diantara sesama," jelasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada orangtua agar memberikan pengawasan anak saat di luar jam sekolah. Pengawasan orang tua tetap harus ada termasuk mengingatkan anak-anak agar tidak melakukan hal-hal negatif. Perkuat akhlak dan juga mengawasi pergaulan anak-anak yang mengarah ke hal negatif.Ton

Editor : Redaksi

Berita Terbaru