PALEMBANG (Realita)— Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palembang mengungkapkan faktor-faktor penyebab cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Palembang dalam beberapa hari terakhir. Menurut Sinta Veronika, Humas BMKG Palembang, suhu panas ini dipicu oleh terbentuknya dua siklon tropis, yaitu Siklon Tropis Kong-Rey di Perairan Timur Filipina dan Siklon Tropis Trami di perairan sekitar Vietnam.
"Cuaca panas ini awalnya dipicu oleh terbentuknya Siklon Tropis Kong-Rey dan Siklon Tropis Trami," ujar Sinta saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (30/10/2024). Ia menjelaskan bahwa siklon tersebut menciptakan pusat tekanan rendah yang kuat, menarik massa udara di sekitarnya dan mengurangi suplai uap air di atmosfer. Dampaknya, pertumbuhan awan menjadi minim, sehingga sinar matahari langsung menyinari permukaan tanpa penghalang awan.
Dengan kondisi tersebut, suhu udara di siang hari meningkat drastis, sementara kelembaban udara menurun, membuat cuaca terasa lebih panas dan gerah. “Minimnya tutupan awan menyebabkan radiasi matahari langsung menuju permukaan, memicu suhu panas di siang hari,” jelas Sinta.
BMKG juga mencatat bahwa suhu di Palembang mencapai hingga 37 derajat Celsius di siang hari, dan lebih dari 33 derajat Celsius pada malam hari. Sinta pun mengimbau warga agar tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak di luar ruangan.
“Jika tidak ada kegiatan, sebaiknya tetap di rumah,” tutupnya.Andre
Editor : Redaksi