SEMARANG (Realita)- Selasa 15/04/2025, Menteri Abdul Kadir Karding ,SPi, MSi, dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) didampingi Sekjen KP2MI irjen Pol Dwiyono dan jajarannya lagi meninjau hasil pemberdayaan PMI yang telah purna, untuk mendukung budidaya atas spill knowledge dan modal dari hasil bekerja dari luar negeri. Usaha ini dapat digunakan untuk belajar berusaha wiraswasta dan mandiri.
"Usaha pemberdayaan ini bisa kami bantu melalui kementerian KPPMI dan ada dirjen yang nenaungi kegiatan purna pmi dalam rangka pemberdayaan nya". Ujar Menteri Karding.
Kegiatan peternakan sampai produksi pengalengan susu kambing ini bisa menjadi contoh kegiatan usaha yang produktif. PMI purna ini setelah pulang kampung bawa modal dan pengetahuan bisa dikembangkan untuk usaha produktif maka ndak perlu bolak balik lagi kerja ke luar negeri lagi.
Kepala BP3MI jateng , Pujiono SH,MA menyampaikan bahwa salah satu tupoksi BP3MI Jateng adalah prapemberangkatan , penempatan dan purna penempatan dengan Pemberdayaan.
" kami mencoba memberikan bimbingan bagaimana cara pengelolaan keuangan setelah kerja dari luar negeri, sehingga modal ndak habis pakai aja" ujarnya. Owner produk Sukam, Slamet Priyono dari CV Linsyam Jaya Food menyampaikan bahwa pemberdayaan pasca PMI itu ada peternakaan bebek, ternyata masalahnya hilirisasi, dan berkembang ke peternakaan yang menuju ke hilirisasi perlu diusahakan.
"Sehingga bisa menjadi daya tarik untuk para ex PMI utk mau berdaya usaha di program ini , BP2MI, tenaga ahli Teknologi Pangan dari Kampus UGM dan BRIN sangat membantu kai terkait proses hilirasasi pengelollan hasil peternakan susu kambing ini," terang Slamet CEO CV Linsyam. Baru lima bulan kami launching produk susu kaleng dari susu kambing ini.ham
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38164-menteri-kppmi-kunjungi-pabrik-sukam-banyumeneng-demak