LAMONGAN (Realita) – Dunia maya kembali diramaikan dengan munculnya grup Facebook bernama "Gay Tuban Lamongan Bojonegoro".
Grup yang diikuti lebih dari 10 ribu anggota ini dibuat sekitar 3 tahun yang lalu dan menjadi viral hingga menarik perhatian publik Lamongan.
Beragam postingan terlihat dari anggota grup yang mengaku berasal dari Lamongan. Menariknya, grup ini bersifat tertutup, sehingga untuk bergabung calon anggota harus mendapatkan persetujuan dari admin.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa grup ini berisi ajakan dan pencarian sesama pria untuk melakukan hubungan seksual yang menyimpang. Hal ini semakin memprihatinkan mengingat Facebook kini menyediakan fitur peserta anonim, yang memungkinkan pengguna untuk membuat status tanpa menampilkan identitas aslinya.
Sebagian besar postingan dalam grup ini mengarah pada penyimpangan hubungan seksual sesama jenis, dengan banyak ajakan untuk berhubungan sesama jenis.
Salah satu komentar yang muncul di postingan Instagram @berita_bojonegoro2 menunjukkan keprihatinan masyarakat. “Tolong dicari itu adminnya pak Polres Lamongan,” tulis salah seorang warganet, meminta agar pihak kepolisian segera turun tangan untuk menangani masalah ini.
Keberadaan grup ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait dengan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan, baik bagi individu yang terlibat maupun bagi masyarakat secara umum.
Banyak yang berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menanggulangi fenomena ini dan menjaga ketertiban serta keamanan di wilayah Lamongan.
Dengan semakin maraknya penggunaan media sosial, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam berinteraksi dan menyaring informasi yang diterima.
Pihak kepolisian diharapkan dapat segera merespons dan melakukan penyelidikan terkait grup ini untuk mencegah penyebaran konten yang tidak pantas dan merugikan masyarakat.
Reporter : David Budiansyah
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-39439-group-facebook-gay-tuban-lamongan-bojonegoro-hebohkan-media-sosial