BASANTI (Realita)- Dalam sebuah insiden mengerikan di Basanti, distrik South 24 Parganas, Benggala Barat, seorang pria membunuh saudara iparnya dengan memenggal kepalanya menggunakan senjata tajam pada Sabtu pagi.
Ia kemudian berkeliaran di jalan sambil membawa kepala yang terpenggal dan senjata berlumuran darah.
Setelah berkeliaran di sekitar lokasi kejadian selama beberapa waktu, ia akhirnya masuk ke Kantor Polisi Basanti dan menyerahkan diri kepada polisi. Polisi segera menahannya dan menginterogasinya untuk mencari tahu apa yang mendorongnya melakukan kejahatan mengerikan tersebut.
Terdakwa telah diidentifikasi sebagai Bimal Mondal, dan korban telah diidentifikasi sebagai Sati Mondal, yang menikah dengan kakak laki-laki tersangka.
"Kami menduga pertikaian keluarga mungkin telah menyebabkan pembunuhan yang mengerikan itu. Dia tidak menunjukkan rasa penyesalan saat menyerahkan diri di hadapan kami. Dia membawa kepala yang terpenggal dan senjata yang ia gunakan untuk membunuh korban. Perilakunya menunjukkan bahwa dia tidak dalam kondisi pikiran yang normal," kata seorang pejabat polisi distrik.
Seorang saksi mata mengatakan bahwa saat tersangka berkeliaran di jalan, ia memaki-maki korban dan suaminya.
"Ia berteriak bahwa ia telah membayar kembali ketidakadilan yang telah dilakukan kepadanya selama bertahun-tahun. Kemarahannya begitu besar sehingga tidak seorang pun berani menghentikannya saat ia berkeliaran dengan senjata dan kepala yang terpenggal, meskipun beberapa orang yang lewat merekam video di ponsel mereka," kata seorang saksi mata.
Masyarakat setempat dibuat syok. Salah seorang warga mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir ini, antara korban dan pelaku sering terjadi pertengkaran, bahkan pelaku sempat mengeluarkan ancaman.
"Namun, tak seorang pun di antara kami membayangkan pertikaian keluarga itu akan berakhir dengan tindakan yang mengerikan seperti itu," kata seorang tetangga.ju
Editor : Redaksi