SURABAYA (Realita) – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Surabaya Karimunjawa belum lama ini ngopi bareng Agen BRILink di Bento Kopi Ngagel, Surabaya. Acara ini bertujuan untuk memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal.
Acara bertajuk "Ngopilaborasi BPJAMSOSTEK x BRILinkers: Sinergi Kuat, Jangkauan Luas, untuk Perlindungan Pekerja Indonesia" ini dihadiri para Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) dan Agen BRILink dari BO Kapas Krampung, Kertajaya, Pahlawan, dan Kusuma Bangsa.
Disebutkan, ini merupakan ajang diskusi dan sinergi strategis antara BPJS Ketenagakerjaan dan Agen BRILink dalam mengakselerasi perluasan kepesertaan sektor informal, yang hingga kini masih banyak belum terlindungi.
“Sebaran Agen BRILink yang menjangkau hingga pelosok daerah menjadi potensi luar biasa untuk menjembatani akses pekerja informal terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat.
"Apalagi agen-agen ini memiliki kedekatan sosial di wilayah masing-masing yang bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat pekerja,” lanjut Sonny, panggilan akrabnya.
Dengan jam operasional yang fleksibel dan layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Agen BRILink kini dapat membantu masyarakat mendaftar serta membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi yang telah terintegrasi.
Program Bukan Penerima Upah (BPU) yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp16.800 per bulan untuk perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), atau Rp36.800 jika ditambah Jaminan Hari Tua (JHT).
Momen ini juga menjadi refleksi penting bagi para agen BRILink setelah adanya kabar duka dari salah satu agen BRILink di Surabaya yang wafat namun belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kejadian ini menjadi pengingat sekaligus ajakan bagi seluruh agen BRILink untuk segera melindungi dirinya dari risiko kerja dengan mendaftarkan diri sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ini menjadi perhatian serius, tidak hanya bagi BPJAMSOSTEK, tapi juga bagi seluruh komunitas BRILink. Mari kita saling mengingatkan dan mengajak sesama anggota paguyuban untuk segera terlindungi,” tegas Sonny.
Dengan kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan sosial di kalangan pekerja informal dan pelaku usaha kecil dapat meningkat secara signifikan.
"Melalui sinergi bersama Agen BRILink, perlindungan bagi pekerja Indonesia kini makin dekat dan mudah dijangkau," tutup Sonny. gan
Editor : Redaksi