BOJONEGORO (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Bojonegoro telah mensosialisasikan program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan ke pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojonegoro.
Kegiatan ini digelar Kamis (5/6/2026) di Kodim 0813 Bojonegoro, di Jalan HOS Cokroaminoto, Bojonegoro.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Fadlilah Utami mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman program dan manfaat, sekaligus penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
"Ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberi perlindungan kepada pekerja SPPG seluruh Indonesia,” kata Dilla, sapaan akrab Fadlilah Utami.
Pihaknya sudah memberi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 233 pekerja SPPG lingkup Bojonegoro, di antaranya SPPG Rajekwesi dan Desa Kalirejo - Kecamatan Kota, SPPG Desa Mojoranu - Kecamatan Dander, SPPG Desa Bandungrejo - Kecamatan Ngasem, dan SPPG Desa Bogo - Kecamatan Kapas.
Disampaikan, BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 5 progam jaminan sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Namun, kata Dilla, SPPG baru terdaftar di dua program, JKK dan JKM. Manfaat program yang diikuti para SPPG ini bisa ditingkatkan.
Manfaat kedua program itu, jika saat berangkat kerja, sedang bekerja dan dalam perjalanan pulang kerja mengalami kecelakaan, seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Selama dalam perawatan sampai dinyatakan sembuh dan kembali bekerja, peserta juga diberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Kemudian untuk manfaat program JKM, Dilla menuturkan, jika peserta meninggal dunia, maka ahli warisnya akan diberikan santunan sebesar Rp42 juta.
Dandim Letkol Czi Arief Rochman Hakim melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto menyampaikan, SPPG memiliki peran strategis sebagai ujung tombak.
Bambang berharap ke depan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan lebih luas. Semua karyawan bisa terlindungi.
"Semoga ini menjadi awal yang baik agar program strategis tidak hanya berjalan lancar tapi juga menjamin keselamatan kerja," ucap Bambang. gan
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-39663-pentingnya-perlindungan-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-sppg-bojonegoro