BATU (Realita)- Di hari pertama sebanyak 100 siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kota Batu menempati asrama yang sudah disiapkan pihak sekolah dengan di antara oleh para orang tua dan keluarga besar yang datang dari Kota Batu dan wilayah Malang Raya. Senin (14/7/2025)
Suasana haru dan bahagia tampak dari raut wajah mereka saat melepas anaknya untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) yang merupakan program dari Pemerintah Pusat. Ada empat asrama yang di sediakan bagi siswa putra dan putri yang saat itu langsung di tinjau Wali Kota Batu, Nurochman.
Wali Kota Batu, Nurochman menerangkan bahwasanya Sekolah Rakyat (SR) di Kota Batu secara umum pengerjaanya telah selesai dilakukan rekanan supaya prinsip mau pun fasilitas sarana prasarana betul-betul siap untuk anak-anak sekalian tinggal dan belajar di sini.
" Secara umum sudah clear nanti ada kegiatan tes kebugaran olahraga, lalu makan siang, kemudian masuk asrama dan mulai tinggal di asrama. Untuk proses belajar mengajar mulai aktif per 1 Agustus dan orang tua tetap bisa menjenguk tapi tetap ada aturan yang berlaku," kata Wali Kota Batu.
Wali Kota Batu menjelaskan, mungkin ditetapkan di hari tertentu nanti kepala sekolah yang akan mengatur, ada grup wa orang tua juga yang langsung terkoneksi oleh sekolah.
" Per kamar relatif ada yang 6 ada yang 4. Karena kami tidak bangun baru kita eksisting gedung yang dikelola. Bahkan ada yang 8. Fasilitas ada tempat tidur tingkat, lemari pakaian, meja belajar," ujarnya.
Menurutnya, konsentrasi belajar di luar kamar ada ruang tengah antar kamar seperti balai belajar. Satu kelas berisi 25 anak, berarti 4 kelas. Wali asuh 10 orang, 1 wali asuh menghendel 10 siswa.ton
Editor : Redaksi