Tujuh Belas Desa Nelayan di Lamongan Diberikan Pembinaan

PANTURA LAMONGAN (Realita) - Pembinaan usaha penangkapan ikan bagi nelayan di Kabupaten Lamongan terus digencarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.

Salah satu upaya dilakukan kepada 17 Desa Nelayan di Kecamatan Paciran dan Brondong yanh memiliki 2000 nelayan serta 4600 kapal dari berbagai jenis alat tangkap ikan.

Yuni Mulyanti, analis yang mewakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur menyampaikan tujuan pembinaan agar nelayan memahami pentingnya alat tangkap ramah lingkungan demi keberlangsungan laut sebagai poros kemajuan ekonomi Nasional ke depan.

"Ini sangat penting, karena untuk menjaga kelestarian laut, hingga bisa dimanfaatkan oleh penerus kita nanti," kata Yuni Mulyanti saat membuka acara pembinaan tersebut, di Kafe Tebing, Paciran, Selasa (27/8).

Dilanjutkan oleh Penyuluh Perikanan Pantura, Thoha Muslih, yang sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan tersebut, bersama Kepala Bidang Nelayan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Hendra, yang menyampaikan pentingnya sosialisasi dan pembinaan nelayan, agar lebih memahami kegunaan alat tangkap.

"Supaya mengerti dan faham apa itu alat tangkap ramah lingkungan, penangkapan ikan terukur (PIT) yang mengharuskan nelayan menangkap ikan secara terkendali, proporsional, yang itu dilakukan di zona penangkapan ikan berdasarkan kuota dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya ikan dan lingkungannya, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi Nasional sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023," ujar Thoha Muslih.

Pada kesempatan yang sama Ketua Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Sukri Sulatim, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Dirinya juga berharap agar nelayan tetap rukun, solid, kompak dan menjauhkan friksi antar nelayan baik di laut maupun di darat.

"Tujuh belas desa nelayan ini harus tetap solid. Jangan tidak rukun hanya karena perbedaan besar kecilnya kapal maupun alat tangkap. Dan saya juga berharap laut tetap berisi ikan dan mensejahterakan nelayan, bangsa dan negara ini," ungkapnya.

Reporter : David Budiansyah

Editor : Redaksi

Berita Terbaru