NARATHIWAT (Realita)- Pada tanggal 27 September 2015, pukul 06.40, Kolonel Polisi Supachai Suphakitja Rak, Inspektur Kantor Polisi Rueso, Provinsi Narathiwat, menerima laporan tentang seorang pria yang mengendarai sepeda motor menggunakan senjata api untuk menyerang personel militer dari Kompi 4601 di depan Pangkalan Operasi Ban Bu Lo Pulo, Desa No. 3, Samakkhi, Distrik Rueso, Thailand
Selanjutnya, Kolonel Polisi Supachai memerintahkan unit penjinak bom, Komando Kepolisian Provinsi Narathiwat, dan petugas dari Divisi Ilmu Forensik, beserta personel militer, untuk segera menuju lokasi kejadian.
Di lokasi kejadian, sebuah sepeda motor Suzuki abu-abu tanpa plat nomor ditemukan tergeletak di dekat pintu masuk pangkalan. Empat selongsong peluru AK47 juga ditemukan di tengah sawah, sekitar 200 meter dari pangkalan dan ditemukan juga bercak darah
Penyidik mengatakan, para penjaga telah membubarkan diri untuk berjaga di pos pemeriksaan sesuai perintah Kapten Surasak Jinda Nimit, komandan Kompi Militer 4601.
Sementara itu, pelaku berusia 35 tahun, yang mengendarai sepeda motor ilegal, mengenakan jaket hitam dan celana dungaree, menggunakan senjata kaliber .22 melancarkan aksinya beberapa kali, tetapi pelurunya meleset dari sasaran, dan pelaku melarikan diri.
Sekitar 10 menit setelah kejadian, pelaku kembali melewati pos pemeriksaan dan melakukan kejahatan yang sama lagi. Para petugas mengejar hingga pelaku meninggalkan kendaraannya dan berlari ke sawah. Petugas mencoba membujuknya untuk meletakkan senjata dan pria tersebut akhirnya menyerah.
Ditemukan luka di mulut dan tulang selangka kanannya. Petugas segera membawanya ke Rumah Sakit Rueso untuk perawatan, tetapi ia kemudian meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Pemeriksaan latar belakang mengungkapkan bahwa pelaku adalah Tn. Arafat, 35 tahun, dari Samakkhi, Distrik Rueso, yang tidak memiliki riwayat keterlibatan dalam kasus hukum.wat
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-42911-naik-motor-pria-ini-tembak-tentara-di-pos-pemeriksaan