MARTAPURA (Realita)- Seorang pria yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya, Martapura, Selasa, 7 Oktober 2025.
Ketegangan menyelimuti warga Martapura, Kabupaten Banjar, menyusul insiden penusukan yang menimpa seorang pria pada Selasa sore, 7 Oktober 2025
Korban ditemukan terkapar bersimbah darah di dekat pintu sebuah rumah. Kejadian ini diinformasikan oleh grup relawan Banjarmasin pada pukul 15.22 Wita.
Informasi awal yang dihimpun dari lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa pria tersebut menjadi korban tindak kriminal penusukan. Korban mengalami luka serius di bagian tubuhnya, yaitu pada punggung dan tangan, akibat sabetan atau tusukan senjata tajam. Kondisi korban yang kritis mengharuskan penanganan medis segera.
Setelah melancarkan aksinya, pelaku penusukan diketahui langsung kabur dari lokasi kejadian, meninggalkan korban dalam kondisi terluka parah. Hingga berita ini dirilis, identitas pelaku maupun motif di balik penyerangan brutal ini belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku.
Beruntung, respons cepat segera diberikan oleh tim darurat. Relawan EBR, PSC dan pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian tak lama setelah insiden dilaporkan. Tim gabungan ini berupaya memastikan penanganan korban dilakukan secepat mungkin.
"Korban penusukan segera dievakuasi oleh unit PSC ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan pertolongan medis darurat," ucap salah satu relawan.
Hingga saat ini, kronologi pasti insiden penusukan, termasuk waktu kejadian dan identitas lengkap korban, belum dirilis resmi oleh pihak kepolisian.tj
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-43265-korban-penusukan-tergeletak-tak-berdaya-di-rumah