TUBAN (Realita) - Mulai awal Desember, Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik sudah menikmati layanan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Berbeda dengan Tuban yang masih ditangani Kementerian Agama (Kemenag). Termasuk pelayanan persiapan haji 2026.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Kantor Kemenag Tuban Umi Kulsum mengatakan, sebanyak 27 kabupaten/kota sudah memiliki kepala Kantor Kemenhaj definitif.
Sisanya, 11 kabupaten/kota masih proses.
“Yang belum definitif itu sebagian besar karena kepala seksi hajinya masih Plt. Selebihnya usia mereka mendekati pensiun,” terangnya.
Umi menuturkan, Tuban juga belum bisa definitif karena jabatan kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tuban masih dijabat Plt.
“Maka ini masih menunggu prosesnya,” tuturnya.
Dia mengisyaratkan penataan Kemenhaj di Tuban setelah posisi kepala Seksi PHU definitif. Dan, keputusan itu sepenuhnya kewenangan Kanwil Kemenag Jatim.
“Kemudian kapan kepala Kantor Kemenhaj diisi? Itu tergantung kebijakan pusat,” ujar mantan ketua PC Fatayat NU Tuban itu.
Di sisi lain, Plt Kepala Seksi PHU Kemenag Tuban, Imam Bukhori, menegaskan bahwa kekosongan posisi kepala seksi tidak boleh menghambat layanan.
Dia memastikan seluruh tahapan pelaksanaan haji berjalan sesuai tahapan.
“Tahapan yang sudah berjalan ini akan kami kawal sampai tuntas,” tegasnya.
Saat ini, calon jemaah haji Tuban mulai memasuki proses pelunasan Bipih.
Selebihnya, pemeriksaan kesehatan yang menjadi syarat pelunasan.
Dia memastikan setelah Kemenhaj terbentuk, estafet pengelolaan haji akan ditangani kementerian baru tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah Kemenhaj di Tuban terbentuk, Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) otomatis menjadi aset kementerian baru itu.
Struktur SDM di dalamnya juga bakal ikut beralih.
Menariknya, Tuban dikategorikan kantor tipe A. Status ini didasarkan pada jumlah jemaah haji asal Bumi Wali yang selalu besar.
Setiap tahun, sekitar seribu orang lebih berangkat menunaikan ibadah haji.ba
Kementerian Haji dan Umrah, Kemenhaj
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44985-tuban-belum-miliki-kepala-kemenhaj