Wali Kota Wahyu Hidayat Antar Kota Malang Raih Skor 71,45, Masuk 7 Besar Nasional Pengelolaan Sampah

Advertorial

MALANG (Realita) – Pemerintah Kota Malang kembali mencatatkan capaian di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kota Malang meraih nilai kinerja 71,45 dalam pengelolaan sampah dan masuk peringkat ke-7 terbaik nasional.

Penghargaan tersebut diterima dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2025). Kota Malang menerima Sertifikat Menuju Kota Bersih sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kinerja pengelolaan sampah.

Dari total 35 kabupaten/kota penerima penghargaan, Kota Malang berhasil menempati posisi ketujuh nasional. Di tingkat Provinsi Jawa Timur, Kota Malang berada di peringkat kedua.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari perangkat daerah, petugas kebersihan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Alhamdulillah, Kota Malang memperoleh Sertifikat Menuju Kota Bersih dengan peringkat ke-7 nasional dan ke-2 di Jawa Timur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah,” ujar Wahyu usai menerima penghargaan.

Menurutnya, peningkatan nilai kinerja tidak terlepas dari penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Program pengurangan sampah di tingkat sumber, optimalisasi pengolahan, serta edukasi kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam mendongkrak capaian tersebut.

Meski telah masuk jajaran daerah dengan performa terbaik, Pemkot Malang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan. Penghargaan ini disebut sebagai pijakan untuk memperkuat implementasi kebijakan lingkungan yang selaras dengan program pemerintah pusat, termasuk Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Wahyu menambahkan, gerakan tersebut menuntut keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal untuk bekerja lebih baik lagi. Kami ingin memastikan upaya pengelolaan sampah benar-benar berdampak pada lingkungan yang bersih dan sehat bagi warga,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, Kota Malang diharapkan mampu menjaga konsistensi kinerja sekaligus meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah di masa mendatang. (mad)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru