JAKARTA (Realita)- Presiden Joko Widodo dikritik karena tak gunakan power yang dimiliki untuk dorong BUMN jadi sponsor Jakarta E-Prix 2022/Net
Ajang balap mobil listrik dunia, Formula E, berhasil digelar meski tanpa mendapat sponsor dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Baca juga: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Bertransformasi Jadi Partai Politik
Namun demikian, muncul pertanyaan dari publik, kenapa Presiden Joko Widodo tidak turun tangan untuk mendorong keterlibatan perusahaan negara. Padahal, Jokowi nonton langsung Jakarta E-Prix 2022 yang berlangsung di Ancol itu.
Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, wajar apabila ada yang mempertanyakan peranan Jokowi dalam mendorong BUMN terlibat dalam Formula E, mengingat dirinya merupakan kepala pemerintahan sekaligus kepala negara.
Baca juga: Usai Berkunjung ke Rumah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dapat SP3
"Harusnya Jokowi turun tangan memerintahkan (Menteri BUMN) Erick Thohir agar BUMN terlibat atau ambil bagian dalam ajang Formula E ini," ujar Jerry, Senin (6/6).
Di mata Jerry, yang membuat publik semakin tidak empati kepada pemerintah pusat adalah ketika melihat Jokowi hanya hadir dalam gelaran Formula E di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6). Tapi pada saat yang sama tidak ada sponsor BUMN yang terpampang di sirkuit balapan.
Baca juga: Kubu Roy Suryo Tuduh Pengacara Elida Netti Sesat
"Kan Jokowi punya power, tapi dia juga tak berpikir sampai ke sana. Hanya datang menonton, so what gitu lho?" tegas Jerry.jr
Editor : Redaksi