JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir sudah menelepon direksi Pertamina untuk bersiaga penuh selama tiga hari ke depan. Langkah ini untuk memastikan pasokan hingga distribusi BBM berjalan dengan baik di seluruh SPBU.
Sebagai informasi, harga BBM subsidi resmi naik pukul 14.30 Sabtu Sore ini, (3/9/2022). Harga Pertalite naik menjadi Rp 10.000/liter. Harga Solar subsidi naik menjadi Rp 6.800/liter, dan Pertamax (non subsidi) naik menjadi Rp 14.500/liter.
Baca juga: Pertalite Tetap Jadi Pilihan Warga, Antrean Mengular di SPBU Joyoboyo
Menurut Erick subsidi tepat sasaran menjadi kunci ke depan, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sekitar 70% konsumen BBM subsidi adalah orang yang mampu. Untuk itu, Erick terus mendorong Pertamina dan Telkom dapat meningkatkan optimalisasi layanan MyPertamina
Baca juga: Kabar Kenaikan BBM Beredar, Pembelian di Sejumlah SPBU Kota Madiun Mulai Meningkat
Baca juga: BBM Naik, Ini Daftar Harga Terbaru dari Pertamina hingga Shell
MyPertamina bisa menjadi sarana bagi masyarakat kurang mampu dalam mengakses BBM subsidi. Erick ingin Telkom mengulangi kesuksesan penerapan aplikasi PeduliLindungi pada MyPertamina.
Baca juga: Istana Bantah Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April
"Ini perlu waktu, tapi saya akan pulang juga salah satunya sesegera saya rapatkan bagaimana sinkronisasi data Telkom dan Pertamina ini bisa menjadi sesuatu yang baik. Apalagi kalau bisa nanti kita akan saya menghadap Pak Kapolri untuk mendapat dukungan data yang namanya pelat nomor mobil dan jenisnya agar kita bisa sinkronisasi," ucap Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/9/2022).ik
Editor : Redaksi