PONOROGO (Realita)- Penyelidikan dugaan kasus penganiaayaan Albar Mahdi (17) santri Gontor 1 hingga tewas kian menemukan titik terang. Bahkan penyidik Polres Ponorogo mengaku telah mengetahui lokasi persembunyian dua terduga pelaku penganiayaan tersebut.
Hal ini diungkapkan, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah melengkapi proses penyelidikan dalam kasus ini, sehingga memiliki pro justisia atau legal standing dalam penentuan tersangka dalam kasus ini.
Baca juga: Lima Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Teridentifikasi, Total Tewas 14 Santri
" Yang pasti sudah kami ketahui dimana. Saat ini sedang kami lengkapi proses ini baru akan kami jemput," ujarnya tanpa merinci dimana lokasi dua terduga pelaku tersebut berada, Rabu (07/09/2022).
Catur mengaku, hingga hari ke 4 penyelidikan kasus ini sudah ada 16 saksi. Terbaru ibu korban Siti Soimah (44) yang diperiksa petugas di Palembang. Dokter dan staff pemulasaraan jenasah RS Yasfien Darusalam Gontor Ponorogo.
" Sampai hari ini sudah ada 16 saksi. Ibu korban juga sudah diperiksa dan setuju dilakukan Outopsi jenasah anaknya," ungkapnya.
Baca juga: Akademisi UNIDA Gontor Ponorogo Kembangkan Edu Wisata Batik Ciprat
Lebih jauh, Catur menambahkan Outopsi jenasah Albar Mahdi yang dimakamkan di TPU Sei Selayur di Kecamatan Kalidoni Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akan dilakukan oleh Tim Bidokkes Polda Sumsel pada, Kamis (08/09/2022) pukul 09.00 tepat.
" Jadi outopsi jenasah akan dilakukan besok pagi jam 09.00 pagi, di TPU Sei Selayur Palembang," tambahnya.
Baca juga: Berkas P-21, Gregorius Ronald Tannur, Anak Anggota DPR RI Segera Diadili
Dari up date kasus hari ini, terungkap fakta bahwa Albar mahdi dan dua rekannya diduga dianiaya dengan menggunakan tongkat pramuka oleh dua pelaku. Hal ini terlihat, dari barang bukti sebuah tongkat pramuka sepanjang 2 meter dengan kondisi patah ikut diamankan petugas.
" Barang bukti yang diamankan, ada becak, botol air mineral, minyak kayu putih dan tongkat pemukul yang terbuat dari kayu," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi