PNM Gelar Pelatihan Community Leaders di Madiun

realita.co
Pelatihan Community Leaders di Sun Hotel, Kota Madiun, Jum'at (10/3). Foto:Adi

MADIUN (Realita) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi dengan Karya Digital Madani (KDM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) menggelar pelatihan tokoh masyarakat bertema "Insan PNM Berkualitas, Dukung UMKM Indonesia Naik Kelas" di Sun Hotel, Kota Madiun, Jumat (10/3/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 peserta pendamping nasabah PNM meliputi Kepala Unit dan account officer (AO) seluruh unit PNM di wilayah Cabang Madiun. 

Baca juga: Produk Lokal Belum Maksimal Diserap Program MBG, UMKM Susu Kedelai Lamongan Kecewa

Pimpinan Cabang PNM Madiun, Budi Susilo mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mencetak insan PNM menjadi pendamping yang terlatih. Sehingga bisa mendampingi nasabah, agar para pelaku UMKM bisa naik kelas. 

"Kita memang persiapakan tenaga pendamping UMKM, untuk melakukan pengarahan dan pelatihan agar nasabah kita siap untuk naik kelas," katanya.

Tak hanya sekali, program PKU memang menjadi agenda rutin PNM. Pada program inilah, disamping memberikan modal finansial, juga turut diberikan modal intelektual dan sosial. Selain itu juga digelar kegiatan belajar bareng PNM bertema usaha menjahit kepada 30 ibu-ibu prasejahtera binaan PNM di wilayah Madiun. 

"Melalui inilah kami berikan dorongan semangat, agar memotivasi diri untuk selalu meningkatkan kompetensi, selalu berlatih dan selalu mencari ilmu baru," tuturnya. 

Baca juga: Unesa Dorong Mahasiswa Tangkap Peluang Bisnis Ramadan

Pelatihan Community Leaders di Sun Hotel, Kota Madiun, Jum'at (10/3). Foto:Adi

Sementara itu, Kepala Divisi PKU, Dicky Fajrian menyatakan, wilayah Madiun ini merupakan daerah ke 33 yang disasar PNM pusat. Melalui pelatihan community leaders, diharapkan pekerja lapangan bisa menjadi agen digital untuk menggiring UMKM naik kelas, sebab selama ini dilakukan secara offline.

"Dengan adanya perkembangan teknologi kita pelan-pelan melakukan pemberdayaan melalui media sosial, sehingga dibutuhkan kompetensi khusus," ucapnya. 

Baca juga: Dorong Perekonomian Masyarakat Nelayan Lamongan Dengan UMKM Berbasis Hasil Laut

"Pendampingan dasar dilakukan setiap minggu oleh AO, juga pelatihan lanjutan, pelatihan tematik. Kemudian pelatihan masif dengan mengumpukkan 1.000 orang di Kabupaten/ Provinsi, kalau mereka bagus akan dilakukan studi banding," tambahnya.paw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru