Viral di Medsos Acungkan Celurit, Dua Remaja Sidoarjo Ini Tertunduk saat Dibekuk

realita.co
Dua pelaku yang ikut acungkan celurit dan viral di medsos.Foto: Juni

SIDOARJO (Realita) Segrombolan remaja  yang di duga gangster  melakukan konvoi dan mengacung-acungkan senjata tajam di wilayah Simpang 4 Wonoayu dan sempat viral di media sosial (medsos). Hal tersebut membuat resah masyarakat sekitar terutama pengguna jalan pada Senin (13/3/2023) pukul 03.00 Wib dini hari.

Viralnya di medsos menjadi perhatian Polresta Sidoarjo yang akhirnya berhasil memburu sekaligus menangkap dua tersangka dirumahnya masing-masing yaitu FS (18) warga Desa Kemangsen Kecamatan Balong Bendo, kesehariannya bekerja di bengkel bubut dan D (20) warga Desa Jeruk gamping Kecamatan Krian (kuli pabrik) pada Senin malam (13/3/2023) pukul 20.00 Wib.

Baca juga: Manajemen Ibiza Club Datangi Keluarga Korban Penganiayaan, Sampaikan Permintaan Maaf

Keberhasilan penangkapan tersangka, disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Wakapolresta AKBP Denny Agung Andriana dan Kasatreskrim Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo saat konferensi pers, Selasa (14/3/2023) di Mapolresta Sidoarjo.

Dikatakan Kapolresta Sidoarjo, kejadian yang sempat viral di medsos berawal segerombolan remaja dari kubu warung belakang (warkang) menantang kelompok dengan sebutan warung pojok (warjok) untuk tawuran.

Sambil menunggu kedatangan kelompok warjok, kelompok warkang sebagai penantang akhirnya konvoi terlebih dahulu dengan membawa Sajam dari Ruko Citra Harmoni Trosobo yang dilanjutkan konvoi di wilayah Wonoayu, kata  Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Baca juga: Tawuran Antar Mahasiswa UNM, Lima Motor Dibakar dan Fasilitas Kampus Rusak

"Ternyata kelompok warjok tidak datang, namun aksinya yang meresahkan warga tersebut, berhasil direkam oleh seseorang dan akhirnya viral di medsos saat mengacung-acungkan celurit panjang," tandasnya.

Dari hasil penangkapan, ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 1 buah clurit ukuran besar gagang hitam (yang dibawa dan dipergunakan tersangka FS dalam aksi tawuran), 1 unit sepeda motor scoopy warna hitam nopol W-6547-NCA, 1 buah clurit ukuran besar gagang putih (yang dibawa dan digunakan tersangka D dalam aksi tawuran).

Baca juga: Tiga Remaja Diringkus Polisi Usai Terlibat Tawuran Berdarah di Sawangan Depok

Polisi memamerkan celurit yang dipakai tawuran. Foto: Juni

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dianggap melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," kata kusumo.jh

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru