PONOROGO (Realita)- Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tampaknya tidak hanya fokus pada pembangunan daerah saja, namun masalah sosial kini juga menjadi prioritas orang nomor satu di Bumi Reog ini.
Seperti yang dilakukan Bupati Sugiri kali ini, guna menanggung biaya permakanan para penyandang sosial, Rp 10,2 miliar dana diglontorkan untu para penghuni panti asuhan.
Baca juga: Anggaran Puluhan Miliar Rupiah, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen
Tercatat, ada 51 Lembaga Kesejahtraan Sosial (LKS) yang mendapat bantuan ini. Yang terdiri dari, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Lembaga Kesejahteraan Sosial Disabilitas (LKSD), Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS lansia), hingga sejumlah organisasi sosial lainnya. Dengan total penerimaan manfaat 2.802 jiwa. Termasuk juga 1.285 anak yatim dan piatu.
" Rp 10,2 miliar ini untuk satu tahun. Tugas kita terus menyisir. Jangan sampai ada orang yang membutuhkan atau anak yatim dan piatu tidak mendapatkan bantuan,'' ujarnya, Minggu, (16/04/2023).
Baca juga: Usut Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Jaksa Akui Sosok "S" Dominan
Sugiri menambahkan, untuk menjamin realisasi pemberian bantuan tepat sasaran dan transparan. Pihaknya melakukan seleksi ketar terhadap LKS penerima dana.
" Hal ini bukan untuk mempersulit, tapi untuk dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan tepat sasaran," tambahnya.
Baca juga: Yunus Mahatma Akui Beri THR Rp20 Juta Tiap Tahun kepada Sekda Ponorogo Agus Pramono
Sugiri mengungkapkan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa menjadi tugas bersama semua elemen masyarakat dan pemerintah. Untuk itu pihaknya turut kenggandeng Ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama untuk ikut andil bagian dalam hal ini.
" Memikirkan bersama, bagaimana caranya generasi setelah kita tidak hanya baik secara fisiknya, tetapi juga baik akhlaknya. Harus ada kolaborasi,’’ pungkasnya.adv/znl
Editor : Redaksi