Alhamdulillah, Kota Madiun Kembali Zona Hijau

realita.co
Walikota Madiun, Maidi.

 

Realita

Baca juga: Terungkap di Persidangan, Kadisdik Kota Madiun Akui Pinjam Rp250 Juta Terkait Permintaan Dana dan Persoalan PPDB

20 Juli 2020 pukul 16.21

MADIUN (Realita) - Kota Madiun kembali ditetapkan sebagai zona hijau. Bahkan, menjadi wilayah satu-satunya di Jawa Timur yang mampu menekan angka pesebaran covid-19, dan bahkan dikategorikan sebagai resiko tidak terdampak. 

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, meski telah kembali menjadi zona hijau, bukan berarti segala kegiatan dilonggarkan. Justru pihaknya meminta agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Setelah hijau kembali ini mari kita jaga. Kedisiplinan tetap. Dan pola-pola yang sifatnya melanggar itu kita hindari," katanya, Senin (20/7/2020). 

Capaiaan ini, lanjut Walikota, tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat. Pun, strategi intervensi berbasis lokal terus dilakukan. Seperti program penegak protokol kesehatan tangkal corona virus agar warga sehat (Pendekar Waras). Program tersebut, melibatkan masyarakat dengan berbagai profesi. Tujuannya untuk mengingatkan para pelanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Sekda Kota Madiun Dicecar JPU KPK, Soal Permintaan Dana Rp. 50 Juta kepada Thoriq Megah

“Intervensi berbasis lokal, seperti kader kesehatan, pekerja sosial masyarakat, tiga pilar, forkopimda, pendekar waras itu bekerja terus siang malam,” ujarnya. 

Selain itu, upaya razia masker juga rutin dilakukan. Utamanya dijalan masuk menuju Kota Madiun. Secara tegas, masyarakat tidak diperbolehkan masuk wilayah Kota Madiun, jika tidak menggunakan masker.

“Masuk Kota Madiun kita operasi, jika tidak memakai masker kita suruh kembali. Yang terpenting saat ini adalah kesadaran masyarakat,” tandasnya. 

Baca juga: Sidang Tipikor Maidi: Saksi Sebut Komitmen Fee Proyek Digunakan untuk Pondok hingga Proyek TPA Winongo

Sementara itu, data dari dashboard.madiunkota.go.id menunjukkan hingga kini terdapat 5 kasus suspect, 22 positif, 11 sembuh, dan 3 meninggal. paw 

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru