BATU (Realita)- Puluhan jenis kerajinan khas Kota Batu mulai dari batik ecoprint, batik tulis, tas anyaman, tas rotan, kokedama, dan aksesoris lainya berhasil menarik perhatian puluhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri RI.
Hal ini dibuktikan oleh mereka dengan menyerbu berbagai kerajinan tangan hasil karya pengerajin kota Batu yang dipamerkan di Pojok UMKM Lobby Balaikota Among Tani, Jumat (21/7/2023)
Baca juga: Ketua APEL Kota Batu Raih Penghargaan "Polres Batu Award 2025' Kategori Ketahanan Sosial
Ketua Bidang Ekonomi DWP Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri RI, Mulya Rizal, mengatakan, Kota Batu memiliki potensi kerajinan yang besar dan beragam. Ia berharap, UMKM kerajinan di Kota Batu dapat bersaing hingga pasar global.
“Hari ini kami bisa lebih mengenal karya pengrajin di Kota Batu. Semoga Kota Batu bisa menciptakan pengrajin yang unggul dan memiliki daya saing di pasar global,“ katanya.
Baca juga: Unesa Dorong Mahasiswa Tangkap Peluang Bisnis Ramadan
Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Kota Batu, Eko Suhartono, mengatakan, Kota Batu terus berkomitmen untuk memajukan UMKM di Kota Batu. Salah satunya mendorong kapasitas pengrajin di Kota Batu melalui inovasi dan peningkatan kualitas.
“Pemerintah berupaya untuk mendorong UMKM dan berbagai produk kerajinan untuk naik kelas. Salah satunya kita memiliki PLUT dan Rumah Kemasan, sehingga UMKM Kota Batu bisa dibina,” pungkas Eko.
Baca juga: Perluas Pasar ke Wilayah Indonesia Timur, Wali Kota Batu Lakukan MoU dengan Wali Kota Ternate
Dalam kesempatan ini juga diberikan bantuan sosial dari DWP Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri RI kepada Yayasan Nurul Hidayah Kota Batu.ton
Editor : Redaksi