Israel Bombardir Gaza, Angka Kematian Terus Meningkat

realita.co
Ledakan demi ledakan terjadi Gaza hingga Selasa (10/10/2023). Foto: Twitter

GAZA- Jalur Gaza Utara tepatnya kamp Al-Shati kini terpantau hancur porak-poranda.

Situasi tersebut diakibatkan pesawat tempur Israel yang telah menjatuhkan sejumlah bom di lokasi tersebut.

Baca juga: Israel dan Hamas Sepakat Damai

Tak diketahui pasti jumlah bom yang dilepaskan Israel di jalur Gaza Utara.

Namun, diprediksi bom yang dilepaskan Israel mencapai puluhan ton.

Dipantau dari Instagram kabarnegri, terpantau kamp Al-Shati telah hancur berantakan.

Bangunan hingga kendaraan yang berada di lokasi hancur dan sebagian besar di antaranya telah rata dengan tanah.

Israel sendiri dalam melancarkan aksi serangan balasan Hamas dibantu oleh Amerika.

Di mana Amerika saat ini telah mengirim sejumlah bantuan di antaranya adalah kapal induk terbaik dan terbaru milik Amerika.

Baca juga: Negara Arab dan Muslim malah Kecam Hamas

Selain kapal induk, Amerika juga terpantau mengirimkan kapal perusak dan kapal penjelajah untuk kemudian mendeteksi adanya serangan balasan dari Hamas Palestina.

Baru-baru ini pula, dari Instagram kabarnegri terpantau pesawat Angkatan Bersenjata besar Amerika Serikat (AS) telah mendarat di Israel.

Angkatan Bersenjata besar Amerika Serikat (AS) juga diketahui membawa sejumlah muatan amunisi.

Imbas perang Palestina-Israel, telah banyak kerusakan yang dialami kedua wilayah.

Baca juga: 30 Lebih Warga Gaza Tewas Ditembak saat Cari Bantuan Makanan, Kekejian Israel Berlanjut

Bahkan tingkat kematian di kedua wilayah juga terus mengalami peningkatan.

Beberapa penerbangan menuju Israel dan Palestina juga saat ini telah ditunda untuk waktu yang belum dapat dipastikan.

Lantaran mengingat bentrok kedua wilayah masih terus berlanjut.tw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru