JAKARTA- Syahrul Yasin Limpo menyatakan siap memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. Pemeriksaan akan dilakukan pada Jumat (13/10).
Eks Mentan itu sedianya diperiksa pada Rabu (11/10). Namun, karena ibunya sakit, ia meminta penjadwalan ulang karena harus pulang kampung ke Makassar.
Baca juga: Deretan Aset SYL yang Disita KPK, dari Mercedes Benz hingga Rumah Mewah Senilai Rp 4,5 Miliar
Kini, SYL sudah kembali ke Jakarta. Tim Kuasa Hukum Syahrul Yasin Limpo juga telah berkoordinasi dengan bagian Penyidikan KPK dan mendapatkan konfirmasi pemeriksaan akan dilakukan pada Jumat (13 Oktober 2023) siang.
“Saya sampai di Jakarta dini hari ini. Saya segera kembali ke Jakarta sebagai wujud komitmen saya untuk kooperatif menghadapi proses hukum di KPK," kata Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulis yang dibagikan kuasa hukumnya, Kamis (12/10).
Baca juga: Dakwaan Jaksa KPK: Syahrul Ancam dan Singkirkan Pejabat Kementan yang Tak Mau Setor
Pengacara SYL, Febri Diansyah, menyatakan kliennya siap hadir di KPK memenuhi panggilan. Hal ini guna menghormati kewenangan KPK dalam proses hukum.
“Saya berharap perkara ini murni perkara hukum, bukan seperti mencari-cari kesalahan saja, dan jangan sampai perkara ini dilatar-belakangi kepentingan politik," tutup Syahrul Yasin Limpo.
Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Didakwa Peras Anak Buah hingga Terima Gratifikasi Rp 44,5 Miliar
Dalam kasusnya, SYL dijerat sebagai tersangka kasus pemerasan dan gratifikasi. Diduga, ia menerima keuntungan hingga Rp 13,9 miliar.
KPK menjerat SYL bersama dengan Kasdi Subagyono selaku Sekjen Kementan dan Muhammad Hatta selaku Direktur Kementan. Kasdi sudah ditahan. Tinggal SYL dan Hatta yang belum ditahan penyidik.ran
Editor : Redaksi