JAKARTA- Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif LP3S, Jerry Massie, menilai masyarakat banyak yang berharap partai berlogo banteng moncong putih itu untuk oposisi.
Sebab, ia mengatakan, negara demokrasi yang tidak ada partai oposisinya sama saja dengan percuma.
Baca juga: Pakar Politik Amerika: Tangkap Maduro, AS Bisa Raup Keuntungan 303 Miliar Barel Minyak
“Sebetulnya memang harus ada oposisi, kalau enggak ada oposisi, juga bukan negara demokrasi. Saya sarankan PDI di luar pemerintahan jadi oposisi yang baik dan benar,” tukas Jerry, Selasa (28/5/2024).
Selain itu, menurut Jerry, seperti saat dua periode pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), partai yang didirikan Megawati Soekarnoputri itu sering menangis karena membela rakyat.
Baca juga: Dasco Temui 3 Ketum Parpol, Pengamat: Agar Koalisi Tetap Solid untuk Prabowo 2 Periode
Sehingga, kata dia, saat ini rakyat sangat menunggu tangisan partai wong cilik itu selama era kepemimpinan ke depan, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Dan belalah rakyat, sesuai dengan partai wong cilik. Seperti dulu sempat menangis di era SBY, BBM naik, sembako naik, akankah tangisan itu terjadi lagi ketika mereka jadi oposisi, kita kan menunggu,” pungkas Jerry.
Baca juga: Mau Indonesia Tetap Demokratis, Pertahankan Pilkada Langsung
Seperti diketahui, PDI Perjuangan kalah dalam kontestasi pilpres 2024, dengan pasangan yang diusungnya yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Terbaru, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan (PDIP) 24-26 Mei 2024 nanti, akan dibahas langkah-langkah strategis yang akan dilakukan partai pasca-pemilu.jr
Editor : Redaksi