Pilot Selandia Baru Dianiaya dan Dibunuh KKB saat Mengangkut Tenaga Kesehatan 

realita.co
Kondisi korban tewas saat masih dalam heli. Foto: Humas

TIMIKA- Jenazah pilot asal Selandia Baru Glen Malcolm Conning (50) yang tewas dibunuh kelompok kriminal bersenjata berhasil dievakuasi dari lapangan terbang Alama ke Timika, Papua Tengah, Selasa (6/8/2024).

Tiga unit helikopter milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) dan TNI AU dikerahkan melakukan evakuasi. Saat ini jenazah telah berada di kamar jenazah RSUD Mimika.

Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012

"Jenazah pilot telah dievakuasi dari Distrik Alama ke Timika dan tiba pukul 12.50 WIT. Saat ini, jenazah telah berada di RSUD Mimika untuk dilakukan visum et repertum,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Bayu Suseno.

Pilot yang menerbangkan helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service itu dianiaya hingga tewas oleh KKB begitu mendarat di lapangan terbang Alama, wilayah pedalaman Mimika pada Senin (5/8/2024).

Baca juga: Pendulang Emas Dibunuh KKB di Yahukimo

Helikopter yang diterbangkan Glen disewa Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, mengangkut tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Alama. Begitu mendarat di lapangan terbang Alama, Glen dicegat oleh KKB menggunakan senjata api.

Glen dan penumpang diturunkan dari helikopter lalu dikumpulkan di sekitar lokasi helikopter mendarat. "Setelah itu KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap pilot," ungkap Bayu. Bayu memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

Baca juga: Komandan KKB Ditembak Mati

"Seluruh penumpang selamat karena mereka merupakan warga setempat yaitu di distrik Alama, Kabupaten Mimika," jelas Bayu. Helikopter membawa 6 orang penumpang terdiri dari 4 dewasa dan 2 anak-anak, yakni Kolariak (Dewasa), Hasmaya (Dewasa), Demianus (Dewasa), Ferni (anak-anak), Naomi (Dewasa), dan Hafidan (anak-anak).ha

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru