Rudenim Denpasar Deportasi 4 WNA Bermasalah

realita.co
Rudenim Denpasar mendeportasi WNA ke negaranya pada 17 Oktober 2024. (Foto: Ist)

BADUNG (Realita) - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Kanwil Kemenkumham Bali mendeportasi empat warga negara asing (WNA) asal Nigeria. Ke empatnya dideportasi karena melanggar keimigrasian.

"Keempat warga Nigeria, masing masing berinisial AMC (40), MKA (39), GCC (29) serta AKV (23) mereka karena overstay dan tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan ke Indonesia," ujar Plh Kepala Rudenim Denpasar, Raden Fajar Jaya Wicaksono pada siaran tertulis, Jumat (18/10).

Baca juga: Izin Tinggal Habis, WNA China yang Bekerja sebagai Koki di Madiun Coba Kabur

Wicaksono menuturkan, ke empat WNA tersebut dipulangkan ke negaranya melalui bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 17 Oktober 2024 dengan tujuan akhir Lagos, Nigeria dengan dikawal oleh petugas Rudenim Denpasar

"Berdasar Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan," katanya

Baca juga: Pengacara Cantik Asal Brasil Jadi PSK di Bali, Tarifnya Rp 7,8 Juta

Namun, keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya.

Dalam siaran tertulis yang sama, Kakanwil Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing di Bali.

Baca juga: Perempuan Uganda yang Jadi Mucikari di Bali Dideportasi!

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Bali, khususnya dalam kaitannya dengan aktivitas warga negara asing,” tegasnya.(Adi)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru