Sparta Pena FC Tundukkan PKDI Madiun 5-3, Bidik Gelar Juara Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80

MADIUN (Realita) - Sparta Pena FC Madiun yang diperkuat para jurnalis senior tampil impresif saat menghadapi Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun pada laga Grup D Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80, Kamis (4/6/2026). 

Meski sempat bermain dengan 8 orang, Sparta Pena FC tetap mampu mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 5-3.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Sparta Pena FC langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan lawan. Dominasi tersebut membuahkan hasil melalui gol pembuka yang dicetak striker Gatot.

Keunggulan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Sparta Pena FC. Tim besutan Coach Wiwit Eko Prasetyo terus menggempur pertahanan PKDI dan berhasil menambah tiga gol lainnya hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 4-1.

Namun, menjelang turun minum, salah satu pemain Sparta Pena FC harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah. Kondisi tersebut memaksa tim melakukan penyesuaian strategi untuk mengimbangi permainan lawan yang unggul jumlah pemain.

Memasuki babak kedua, PKDI Kabupaten Madiun mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berhasil dikonversi menjadi gol sehingga mampu memperkecil ketertinggalan.

Meski mendapat tekanan sepanjang babak kedua, Sparta Pena FC tetap tampil disiplin dan mampu menambah satu gol lagi. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-3 untuk kemenangan Sparta Pena FC tetap bertahan.

Manajer Sparta Pena FC, Wiwit Eko Prasetyo, mengapresiasi kerja keras dan kekompakan para pemain yang mampu tampil solid sepanjang pertandingan.

“Alhamdulillah hari ini teman-teman bermain kompak. Semua pemain mampu menjalankan perannya masing-masing di lapangan sehingga pertandingan bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Wiwit menegaskan, Sparta Pena FC tidak hanya menargetkan lolos dari fase grup. Tim yang dihuni para jurnalis senior tersebut berambisi meraih gelar juara pada ajang Kapolres Cup tahun ini.

“Target kami tentu menjadi juara di Kapolres Cup tahun ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapten Sparta Pena FC, Burmanto, mengungkapkan bahwa timnya tidak menjalani persiapan khusus menjelang pertandingan. Menurutnya, komunikasi yang baik antarpemain menjadi faktor utama di balik kemenangan tersebut.

“Kami tidak ada persiapan khusus, baik fisik maupun teknik. Yang terpenting komunikasi tetap berjalan dan Alhamdulillah semua pemain bisa kompak,” katanya.

Di tempat yang sama, Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengatakan bahwa turnamen Kapolres Cup yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi antara Polri, instansi pemerintah, media, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Madiun.

“Turnamen ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas serta bersama-sama mendukung Polri agar di usia ke-80 semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. Yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru