Simulasi Pencoblosan Pikada Ponorogo, Warga Akui Butuh 2 Menit untuk Memilih

realita.co
Salah satu peserta simulasi saat memasukan surat suara ke kotak suara.

PONOROGO (Realita)- H-2 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) melakukan simulasi pemungutan dan perhitungan suara. Kegiatan ini dilakukan di gedung pertemuan Gista Jaya di Desa/Kecamatan Kauman, Senin (25/11/2024).

Dalam simulasi kali ini KPUD melibatkan 300 Daftar Pemilih Tetap (DPT) real yang ada di TPS 3 di Desa Kauman atau disekitar lokasi pelaksanaan simulasi. Kegiatan ini sendiri merupakan simulasi kedua yang telah dilakukan KPUD.

Baca juga: Nyoblos! Sebanyak 8269 Warga Binaan di Bawah Kemenkumham Banten

Salah satu peserta simulasi, Maya Laila mengatakan dalam membuka surat suara, mencoblos hingga memasukan surat suara ke kotak suara sedikitnya membutuhkan waktu 2 menit. Kendati demikian, ia mengaku tidak kesulitan dalam melipat surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) maupun Pemilihan Gebernur (Pilgub).

" Kira-kira 2 menit waktu yang dibutuhkan. Dalam membuka dua surat suara di bilik suara tidak terlalu sulit, melipatnya juga sudah sesuai lipatan yang ada," ujar warga Desa/Kecamatan Kauman ini.

Baca juga: Rabiansyah. Sos Gunakan Hak Pilihnya di Kecamatan Pamukan Utara

Sementara itu, Komisioner KPUD Ponorogo Devisi Teknis Arwan Hamidi mengungkapkan, simulasi ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi real saat pencoblosan nantinya.

" Pun dengan kendala yang terjadi akan dievaluasi sehingga nantinya pelaksanaan pemungutan suara dapat berjalan lancar," ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Madiun Nyoblos di TPS 22

Arwan mengaku, pelibatan DPT real di TPS 3 Desa/Kecamatan Kauman ini juga untuk mensosialisasikan proses pencoblosan di TPS pada 27 November nanti. Sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan ketika berada di TPS.

" Sekaligus kita sosialisasikan bagaimana cara mencoblos, memasukan surat suara dan pelayanan di TPS seperti apa. Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan saat berada di TPS nantinya," pungkasnya.znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru