Nelayan Hilang di Perairan Sebanti, Diduga Tenggelam saat Melaut

realita.co
Proses pencarian korban yang dilakukan warga dan petugas. Foto: Sani

KOTABARU (Realita) – Seorang nelayan asal Desa Sebanti, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, dilaporkan hilang setelah perahunya ditemukan dalam keadaan tenggelam. Korban bernama Suriansyah (34 tahun) terakhir kali berkomunikasi dengan istrinya pada Selasa (11/2/2025) pukul 15.00 WITA sebelum ponselnya tidak lagi dapat dihubungi satu jam kemudian.

Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Pulau Laut Barat, korban berpamitan kepada istrinya, Risnayanti (31 tahun), untuk melaut sekitar pukul 09.00 WITA. Namun, hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga yang mencoba melakukan pencarian mengalami kendala akibat cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

Baca juga: Kapal Tenggelam, 3 Tewas

Upaya pencarian mulai dilakukan sejak Rabu (12/2/2025) pagi oleh warga setempat dan keluarga korban. Sekitar pukul 07.00 WITA, perahu milik korban ditemukan dalam kondisi tenggelam, tetapi korban tidak berada di lokasi. Atas temuan tersebut, keluarga korban segera melapor kepada pihak berwajib.

Proses pencarian korban melibatkan tim gabungan dari Polsek Pulau Laut Barat, Sat Polairud Polres Kotabaru, dan Pos TNI AL Tanjung Pelayar, yang dibantu oleh perangkat desa serta para nelayan setempat. Sebanyak tujuh perahu dikerahkan untuk menyisir perairan Sebanti hingga Sepagar.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Perairan Paciran Lamongan, Satu ABK Belum Ditemukan

Kapolsek Pulau Laut Barat, melalui laporan resminya, menyatakan bahwa pencarian sementara dihentikan pada Rabu sore dan akan kembali dilanjutkan Kamis (13/2) dengan bantuan Basarnas.

"Pencarian akan kembali dilakukan besok dengan koordinasi bersama Basarnas untuk memperluas area pencarian dan meningkatkan peluang menemukan korban," ungkap pihak kepolisian.

Baca juga: Kapal Nelayan Pencari Benur Terbalik di Perairan Teluk Penyu Cilacap, Dua ABK Selamat

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan akan terus berupaya melakukan pencarian guna memastikan kondisi korban.hai

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru