PONOROGO (Realita)- Pelaksanaan dua kali uji coba Car Free Day (CFD) di jalur baru yakni, Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Sudirman dievaluasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Ponorogo.
Evaluasi CFD yang dilakukan diruang rapat Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) itu, mengupas dan membahas masukan serta keluhan masyarakat terhadap program yang rutin dilakukan setiap Minggu pagi tersebut, Senin (17/02/2025).
Baca juga: Hari Pertama CFD di Jalan HOS Cokro-JenSud, Ribuan Warga Olah Raga Bareng Bupati Ponorogo
Kepala Dinas Perdagkum Ponorogo Ringga Dwi Heri Irawan mengatakan, ada beberapa keluhan yang masuk ke pihaknya, antara lain warga meminta adanya CFD tidak mengganggu akses bagi jamaah gereja, siswa sekolah dan karyawan toko.
" Jadi ada beberapa keluhan, seperti warga yang ingin ke gereja, siswa yang mau masuk sekolah di hari minggu, dan karyawan toko. Ini mereka meminta agar CFD tidak mengganggu akses mereka," ujarnya.
Ringga mengaku, menanggapi hal itu, FLLAJ Ponorogo yang terdiri dari Sat-Lantas Polres Ponorogo, Dishub, Satpol-PP, DLH dan Disperdagkum mengambil keputusan akan memberikan akses khusus masuk ke areal CFD bagi mereka. Pun dengan antisipasinya kemacetan akibat CFD, maka Jalan Bayangkara dan Dr Soetomo akan dibuat dua arah selama pelaksanaan CFD.
" Kita fasilitasi, untuk yang mau ke gereja, sekolah dan bekerja di areal CFD kita ijinkan untuk masuk. Termasuk parkirnya juga boleh di dalam. Dan untuk mengantisipasi kemacetan maka Jalan Bhayangkara dan Dr Soetomo kita bikin dua arah selama CFD," akunya.
Menanggapi, peredaran PKL di kawasan CFD, Ringga menegaskan areal di dalam CFD bersih dari PKL. Pihaknya telah menyiapkan kantong-kantong PKL di sejumlah jalan penyanggal Jalan Hos Cokroaminoto dan Jendral Sudirman.
" Untuk dua jalan yang digunakan CFD itu steril dari PKL. Tapi kalau jalan penyangganya boleh. Termasuk untuk Jalan Gajah Mada yang Utara untuk PKL yang selatan untuk parkir," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi