Dukung Pemberdayaan Perempuan, TP PKK Siapkan "Rumah Aman" Bagi Korban KDRT

realita.co
Ira Tanti, istri Bupati Syamsul Auliya Rachman usai dikukuhkan menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap. (Foto: Estanto)

CILACAP (Realita) - Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Cilacap yang diketuai Ira Tanti menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap saat ini.

Dalam upaya mendukung program Pemkab tersebut, istri Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ini berencana akan memberdayakan kaum ibu-ibu di Cilacap. "Hal ini untuk peningkatan kesejahteraan mereka," kata Ira saat ditemui usai dikukuhkan memimpin Pengurus TP PKK Kabupaten Cilacap periode 2025-2030 di Pendopo Wijayakusuma Sakti Cilacap, Kamis (6/3) malam.

Baca juga: SBI Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Kebumen untuk Pengelolaan Sampah Perkotaan dan Pemanfaatan RDF

Program PKK disamping membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, PKK juga menekan angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap.

"Berbicara kemiskinan itu ya banyak sekali permasalahannya," kata Ira.

Pihaknya ingin memberdayakan ibu-ibu yang ada di Kabupaten Cilacap, minimal untuk ketahanan pangan di rumah masing-masing. "Kita ajak untuk memanfaatkan lahan pekarangan, dan nanti ibu-ibu yang punya skill, akan kita dampingi dan kita carikan program yang sesuai," imbuhnya.

Jika nanti dapat menghasilkan inovasi produk yang bagus, Ira akan melakukan pendampingan agar membuat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) hingga selesai.

"Ini supaya produk mereka nanti tidak hanya dipasarkan di lingkungan saja, tapi kalau sudah ada izin yang sah, kita bawa ke tingkat nasional sehingga tidak menutup kemungkinan bisa dipasarkan di luar negeri," ucapnya.

Baca juga: Puluhan PSK dan Mucikari Gerudug DPRD Cilacap, Adukan Nasib Mereka Pasca Lokalisasi Ditutup Pemda

PKK juga akan membantu pemerintah daerah dalam menangani permasalahan kekerasan terhadap perempuan di wilayah Kabupaten Cilacap dengan mendorong instansi terkait untuk mendirikan "Rumah Aman" bagi korban kekerasan, khususnya korban KDRT.

"Ini menjadi prioritas juga, karena kekerasan terhadap perempuan di Cilacap masih tinggi, sehingga nanti kita dorong agar di Kabupaten Cilacap memiliki "Rumah Aman" untuk para korban," ungkapnya.

Untuk itu, PKK akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, dan teman-teman di Dinas Sosial mencarikan data di lapangan.

Sementara Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman berharap PKK ke depan bisa menjadi mitra pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan visi, misi agar terimplementasi dengan baik. Salah satunya pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga: PMI Cilacap Gelar Musyawarah Kerja se-Kabupaten Cilacap

PKK ini merupakan organisasi pengabdian, karena benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa pamrih, seperti tidak ada gaji dan lain sebagainya.

"Sehingga kami mohon OPD. Ketika ada program atau dalam menyusun program bisa disinergikan dengan PKK," kata Syamsul.

"Atau mungkin program yang sudah ada bisa disinergikan, sehingga ke depan bisa optimal dalam mengimplementasikan program, dan salah satu program Syamsul-Ammy dulu di masa kampanye kan ada percepatan insfrastruktur desa, dan di konsepnya selain ada fisik desa, ada juga untuk pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak," pungkas Syamsul. est

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru