CILACAP (Realita) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2025, Kamis (27/2). Kegiatan diselenggarakan di Aula Markas PMI, Jalan Urip Sumohardjo, Gumilir, Cilacap.
Ketua Panitia Mukerkab, Wasi Ariyadi menjelaskan, bahwa kegiatan ini mempunyai agenda utama yaitu melaporkan pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja PMI Kabupaten Cilacap Tahun 2024, serta penyampaian Rencana Program Kerja, dan Anggaran dan Belanja PMI Kabupaten Cilacap Tahun 2025 dan membahas hal-hal penting lainnya terkait organisasi PMI.
Kegiatan dihadiri Dewan Kehormatan, jajaran pengurus PMI Kabupaten Cilacap, Kepala UDD, Direktur Klinik Pratama Rawat Inap PMI, pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten Cilacap (masing-masing 3 orang, Ketua, Sekretaris dan Bendahara) serta perwakilan Relawan PMI Kabupaten Cilacap (KSR Unit Markas, KSR Unit Perguruan Tinggi, TSR, SIBAT serta perwakilan Pembina PMR dari 5 sekolah/Unit PMR Madya dan Wira).
Ketua PMI Cilacap, Farid Ma'ruf mengatakan agar para engurus PMI kecamatan se-Kabupaten Cilacap dapat merapatkan barisan guna melakukan upaya penanggulangan bencana di wilayah kecamatannya masing-masing, dengan memanfaatkan dana subsidi yang telah dianggarkan untuk setiap PMI kecamatan sebesar Rp 8 juta, dan dana tersebut bisa diklaimkan ke PMI Cilacap.
"Agar pengurus PMI kecamatan dapat secara sigap melakukan respon bencana pada awal kejadian dengan menggunakan atribut PMI (rompi, dan lain-lain) sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan berdasarkan kriteria dampak yang ditimbulkan," ujar Farid.
Farid juga memaparkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2024 sekaligus rencana kegiatan pada tahun 2025.
Usai penyampaian materi laporan, dilanjutkan diskusi.
Selanjutnya diadakan penandatanganan Berita Acara Hasil Mukerkab 2025 oleh perwakilan peserta baik pengurus tingkat kabupaten maupun pengurus tingkat kecamatan.
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja PMI Kabupaten Cilacap Tahun 2024 serta Rencana Kegiatan serta Anggaran Pendapatan dan Belanja PMI Kabupaten Cilacap Tahun 2025 diterima secara sah oleh forum.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara Hasil Mukerkab 2025 dari Pimpinan Rapat U'ong Suparno0 selaku Wakil Ketua Bidang Yankes dan UKTD kepada Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma'ruf.
Di sela acara dilakukan penyerahan secara simbolis kaos untuk pelindung (Camat) dan pengurus PMI kecamatan dan Kalender Duduk Tahun 2025 PMI Kabupaten Cilacap.
Usai acara, Ketua PMI Cilacap kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih mengelola tiga komponen.
Yakni, kesehatan, bencana alam dan relawan, dan ketiga sumber daya manusia dan sumber daya alam.
Untuk kesehatan, pada 2024-2025 tetap ada, seperti operasi katarak, sunatan massal, pemberian kacamata gratis. Ada 1.000 kacamata, yang akan kita bagikan di Kesugihan, Sidareja, dan wilayah lain.
"Kemudian kalau ada bencana alam, insya Allah kita yang tercepat dan terdepan," kata Ketua PMI Cilacap, Farid Ma'ruf, Kamis (27//2).
Kenapa tercepat dan terdepan? Farid mengatakan, karena di masing-masing kecamatan ada banyak anak buah di sana.
"Ada banyak anggota PMI di 24 kecamatan, yakni ketua, sekretaris, bendahara PMI, pembina relawan (baik SLTP/SLTA), dan ada pengurus lengkap," imbuh Farid
Ditanya kegiatan musyawarah sekabupaten ini dilaksanakan rutin, Farid mengatakan iya, rutin. "Kegiatan ini rutin yang harus dilaksanakan tiap tahun," tutupnya. est
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-36803-pmi-cilacap-gelar-musyawarah-kerja-sekabupaten-cilacap