Efisiensi Anggaran di Jombang Dialihkan untuk Program Prioritas

realita.co
Ilustrasi anggaran. Foto: istimewa

JOMBANG (Realita) - Hasil identifikasi efisiensi anggaran di Pemkab Jombang, Jawa Timur mencapai Rp56 miliar dari OPD dan dua rumah sakit.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo mengatakan, anggaran hasil efisiensi itu, nantinya akan digunakan pemkab untuk merealisasikan beberapa program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Baca juga: Anggaran Sewa Hotel Kecamatan Grogol Disorot, Diduga Tabrak Instruksi Presiden soal Efisiensi

"Nanti akan kita gunakan untuk beberapa program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Namnun tentunya menunggu arahan dari pemerintah pusat," ujarnya, Sabtu (15/3/2025).

Ia menyebut, identifikasi itu menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi.

"Sudah dilakukan identifikasi, hasilnya per hari ini mencapai Rp 56 miliar lebih," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Jombang Beri Diskon 35 Persen BPHTB dan Hapus Denda Mulai 1 Agustus

Ia mengatakan, nilai Rp 56 Miliar itu didapat dari pemangkasan anggaran sejumlah pos yang telah ditentukan. Seperti mengurangi perjalanan dinas 50 persen, belanja ATK 30 persen, belanja mamin 30 persen dan lain-lain.

"Rp 56 miliar ini mungkin berubah karena masih ada yang yang butuh penyesuaian," jelasnya.

Baca juga: Pembangunan Tugu Rp1,3 M di Jombang Disorot, Aktivis: Di Tengah 3.633 Kasus Stunting, Ini Tidak Bermartabat

Setelah dilakukan identifikasi, pemkab Jombang akan menyusun Perbup (Peraturan Bupati) tentang perubahan penjabaran APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Kemudian hasil penyesuaian dilaporkan ke pemerintah pusat.

"Kami diimbau secepatnya untuk dilaporkan ke Kementrian,"pungkasnya.rif

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru